Upaya yang terencana ke arah pembebasan al-Quds sebenarnya telah dimulai oleh Nuruddin Zanki, seorang sultan di Suriah yang sangat shalih dan menyintai para ulama.
Ayah dan paman Shalahuddin merupakan orang-orang kepercayaan yang bekerja di bawah pemerintahan Nuruddin Zanki. Nuruddin-lah yang menghidupkan kembali nilai-nilai Islam di bumi Suriah setelah sebelumnya redup apinya, sehingga menjadi landasan yang kokoh dalam membebaskan al-Quds dan mengalahkan pasukan salib. Sungguh tidak salah jika Ibn al-Athir, seorang sejarawan besar, menyatakan bahwa setelah Khulafa al-Rashidin dan Umar ibn Abdul Aziz beliau tidak menemukan pemimpin yang lebih lurus dan tegas dalam hal keadilan selain Nuruddin Zanki. Sayangnya, banyak umat Islam pada hari ini tidak mengenal pemimpin yang agung ini.
Buku ini terdiri dari dua bagian. Bagian pertama membahas tentang Perang Salib I dan kekalahan umat Islam di dalamnya. Bagian kedua membahas tentang Perang Salib II, kemunculan Nuruddin Zanki serta peranannya membangun nilai-nilai Islam di Suriah-Palestina dalam upaya menghadapi pasukan salib.
Bagi siapa saja yang ingin mengetahui secara mendalam tentang terjadinya perang salib hingga masa kepemimpinan Nuruddin Zanki, buku ini insya Allah akan sangat membantu. Jangan lewatkan membaca buku ini dan memasukkannya dalam daftar koleksi Anda. *
Judul : Nuruddin Zanki dan Perang Salib Penulis : Alwi Alatas
Tahun Terbit : 2012
Tebal : 441 halaman
Harga : Rp. 70.000,00