+ResistNews Blog - Harian Turki, Hurriyet, baru-baru ini mengungkap sebanyak 40 anggota pasukan khusus AS tiba di Turki. Puluhan tentara itu akan terlibat dalam misi pelatihan oposisi bersenjata Suriah sebagaimana yang disepakati antara Turki dan AS.
Menurut Hurriyet, seperti dilansir thenewkhalij.com, Sabtu (02/05), puluhan tentara asing itu menuju pangkalan militer Harvanli di dekat kota Karshahyr, pusat provinsi Anatolia. Mereka akan melatih sebanyak 400 pejuang oposisi Suriah selama sepuluh hari ke depan.
Pelatihan itu akan dibimbing langsung oleh pasukan Turki dan AS. Mereka akan dilatih menggunakan senjata canggih dan taktik bertempur serta keahlian lainnya.
Amerika Serikat dan Turki mencapai kesepakatan tahun lalu untuk melatih pejuang oposisi Suriah. Kesepakatan itu dicapai setelah terjadi tarik ulur.
Turki berpandangan, tujuan utama misi itu adalah membantu oposisi Suriah segera menghancurkan rezim Bashar Assad, sementara AS berpandangan tujuan utama memerangi ISIS dan kelompok-kelompok yang dianggap teroris di Suriah.
Menurut rencana, AS akan melatih sebanyak lima ribu pejuang Suriah dalam tahap pertama. Selain di Turki, sejumlah negara Teluk juga bersedia menjadi tempat pelatihan. [thenewkhalij.com/ +ResistNews Blog ]