-->

Mujahidin Rebut Jalur Penyeberangan Suriah-Yordania



+ResistNews Blog  – Mujahidin Suriah, Rabu malam (01/04), berhasil mengontrol penuh perlintasan perbatasan Nasib yang menghubungkan Suriah-Yordania. Militer Suriah menarik diri dari perlintasan tersebut.

Aktivis melaporkan bahwa militer Suriah telah mengosongkan pos-pos militer di wilayah tersebut. Mereka melarikan diri setelah tidak mampu menahan serangan sengit mujahidin.

Menurut aktivis, faksi-faksi mujahidin yang terlibat dalam operasi perebutan daerah strategis itu di bawah payung Pasukan Pembebasan Suriah (FSA). Pejuang dari Liwa Yarmuk yang mendominasi pertempuran itu.

Di sisi lain, mujahidin Jabhah Nusrah menegaskan ikut andil dalam pertempuran itu. Cabang Al-Qaidah itu merilis video yang melihatkan bahwa pejuangnya berhasil merebut sejumlah daerah di perbatasan negara tersebut.

Rezim Bashar Assad mengumumkan menutup perlintasan Nasib pada Kamis (02/04), beberapa jam setelah direbut mujahidin. Pengumuman itu dikeluarkan Departemen Luar Negeri Suriah melalui televisi resmi pemerintah.

“Perlintasan Nasib ditutup sepenuhnya. Segala aktivitas penyeberangan dari perlintasan tersebut adalah ilegal,” lapor televisi rezim, SANA.

Seperti biasa, militer Suriah mengerahkan jet tempur untuk membombardir pejuang yang berada di perlintasan tersebut. Sejumlah saksi mata menuturkan mendengar suara ledakan bertubi-tubi dari perlintasan Nasib.

Sementara itu, Yordania mengerahkan pasukan ke wilayah yang berhubungan langsung dengan perlintasan Nasib. Pasukan keamanan dan intelijen juga dikerahkan ke wilayah tersebut. [Al-Jazeera/kiblat.net/ +ResistNews Blog ]