-->

Seru Perlawanan Terhadap Teroris Syiah Hezbollah, Ulama Sunni Lebanon Dituntut Hukuman Mati


+ResistNews Blog - Hakim Militer Lebanon, Riyadh Abu Ghaida menuntut hukuman mati terhadap ulama Ahlus Sunnah kharismatik Syaikh Ahmad al Asir, seperti yang dilaporkan oleh AFP, Jum’at (28/2/2014).

Syaikh Ahmad al Asir dituntut atas dakwaan membentuk Milisi bersenjata yang menyerang lembaga-lembaga militer negara yang mana dibelakangnya berdiri Milisi Syiah Hezbollah, teroris penjagal kaum muslimin Ahlus Sunnah di Suriah.

Imam Masjid Bilal bin Rabah di kota Shaida tersebut selama ini dikenal luas sebagai ulama yang tegas menentang Rezim Nushairiyyah Assad, dan menjadi ikon pimpinan Ahlus Sunnah Lebanon dalam melawan Syaih Iran dan Partainya Hezbollah.

Syaikh dan para pengikutnya bahkan pernah terlihat berada di Homs, Suriah, ikut melakukan amaliyyah Jihad bersama Mujahidin.

Pada bulan Juni 2013 lalu, pecah bentrokan bersenjata antara pendukung Syaikh Ahmad al Asir dengan Milisi Syiah Hezbollah yang dilindungi oleh Tentara Nasional Lebanon, menewaskan 11 Ahlus Sunnah dan 18 Syiah.



Selain Syaikh Ahmad al Asir, tuntutan mati juga diberikan pada Fadl Syakir, seorang mantan penyanyi Lebanon yang berhenti dari dunia musik lantas menjadi seorang Aktivis Islam dan penggerak Ahlus Sunnah di Lebanon guna melawan entitas Syiah Hezbollah dan rezim Nushairiyyah Suriah.

Pria bernama asli Fadl Abdurrahman Syamandar tersebut sering terlihat membersamai Syaikh Ahmad al Asir. Keduanya merupakan simbol perlawanan dan tokoh sentral mobilisasi Ahlus Sunnah di Lebanon, hingga menjadi target incaran utama kaum Syiah. [shoutussalam.com/ +ResistNews Blog ]