-->

Ambil Alih Pabrik Farmasi Tamico, Mujahidin Bagikan Obat-Obatan Gratis Pada Warga Suriah

+ResistNews Blog - Kelompok gabungan Mujahidin Suriah di wilayah Damaskus menyatakan berhasil mengambil alih 100% Pabrik Farmasi Tamico di Ghouta Timur, seperti yang dilaporkan oleh The Salafi Journal. Mereka adalah Harakah Ahrar Syam al Islamiyyah, Jabhat al Nusrah li Ahli Syam, dan koalisi Mujahidin Jundu al Malahim.
Dalam statemen resmi Jundu al Malahim yang dimuat di situs resmi Ahrar Syam, ahraralsham.com (7/11/2013), Mujahidin memutuskan untuk membagi-bagikan stok obat-obatan dan peralatan medis lainnya pada warga Suriah. Subhanallah, Allahu Akbar!
"Saudara-saudara kalian dari koalisi Jund al Malahim telah memutuskan untuk mendistribusikan seluruh stok medis yang masih tersisa secara gratis. Dan semua ini adalah hak kalian dan tidak ada seorangpun yang membantu kalian sebelum ini,” demikian bunyi inti dari pernyataan Jundu al Malahim tersebut.
“Sebuah komite medis akan mengawasi proses distribusi pada pusat-pusat medis di tiap kota dan desa Ghouta. Sebuah daftar yang memuat semua jenis obat akan dipublikasikan untuk mencegah tindak kejahatan orang-orang yang mencoba untuk menjual apa yang telah menjadi hak milik kalian," tambahnya.
Serangan Mujahidin yang berhasil mengambil alih Pabrik Farmasi ini diawali oleh operasi gabungan Mujahidin pada pertengahan Oktober lalu terhadap Markas Militer Tamico dan Komplek An Nuur yang masih dikuasai oleh Pasukan Rezim Nushairiyyah.  Komplek Militer Tamico ini adalah Penghubung Utama antara Ghoutha Timur dan Ibukota Damaskus.
Penyerangan dimulai Shubuh pada hari Sabtu, 19 Oktober 2013 diawali dengan amaliyah istisyhadiyyah oleh salah seorang Mujahid Jabhat al Nusrah dan kemudian diikuti dengan penyerangan secara umum oleh Mujahidin lainnya. Serangan ditutup dengan kemenangan di pihak Mujahidin, dan sebanyak 40 tentara musuh meregang nyawa. [dms/shoutussalam/ +ResistNews Blog ]