Kronologi Penyerangan Kampung Syiah di Madura

ResistNews. Awalnya, warga menghadang pengikut Syiah yang ingin kembali bersekolah Massa intoleran hari ini menyerang pemukiman warga Syiah di desa
Nangkernang, Sampang, Madura. Penyerangan ini menewaskan dua orang warga
Syiah dan terbakarnya sejumlah rumah milik warga Syiah.
Mabes
Polri pun kemudian menjelaskan kronologi peristiwa ini. Awalnya,
sebanyak 20 anak dari permukiman Syiah di desa Karang Gayam, kecamatan
Omben, yang bersekolah di Jawa (Bangil, Pasuruan) pulang untuk
memperingati Idul Fitri.
Tapi ketika akan kembali ke pesantren
di Jawa, mereka dihadang oleh kelompok massa dengan menggunakan 30
sepeda motor. Siswa Syiah yang sudah naik ke angkutan umum pun disuruh
turun, sedangkan yang mengendarai kendaraan dipaksa pulang ke rumahnya
masing-masing.
"Saat di Tempat Kejadian Perkara terjadi
keberingasan massa dan ada perlawanan dari kelompok Syiah," ucap Kepala
Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Anang Iskandar, dalam keterangan
tertulis yang diterima VIVAnews, 26 Agustus 2012.
Dalam penghadangan ini pun terjadi pertengkaran. Keadaan semakin memanas seiring semakin banyaknya massa.