-->

Ikhwanul Muslimin Tolak Kerja Sama Mesir-IMF


ResistNews - Gerakan Ikhwanul Muslimin menolak rencana  pemerintah Mesir yang akan mengambil paket pembiayaan dari Dana Moneter Internasional (IMF). Partai Kebebasan dan Keadilan (FJP) itu meminta pemerintah Mesir untuk berpikir panjang saebelum memutuskan untuk bekerjasama dengan IMF.

Sebelumnya, pada Kamis (12/04) Menteri Keuangan Mesir, Mumtaz al-Said menyatakan bahwa Mesir akan menandatangani 'letter of intent' dengan IMF, pekan depan. Pernyataan Menkeu mesir itu dikritik dan ditolak oleh gerakan Ikhwanul Muslimin.

“Tidak akan ada kesepakatan yang akan dicapai Mesir dengan IMF dan lembaga asing manapun," ujar Kepala Komite Ekonomi Ikhwan Muslimin dari Partai Kebebasan dan Keadilan (FJP) kepada Al Arabiya, Jumat (13/04).

FJP mendesak agar pemerintah Mesir harus berpikir panjang sebelum memutuskan bekerjasama dengan IMF. Mesir harus memikirkan persyarat yang diajukan IMF, bagaimana rencana pembelanjaan pinjaman dan melunasi pinjaman tersbeut.

Menkeu Al-Said mengatakan pinjaman dengan IMF sebesar US$3,2 miliar itu dianggap penting untuk menjaga keseimbangan krisis dan devaluasi mata uang yang terjadi di Mesir. Kesepakatan itu akan dicapai pada 15 Mei 2012, sepekan sebelum pemilihan presiden Mesir dimulai.

Saat ini, uaj Said, Mesir membutuhkan US$10 hingga 11 miliar selama 18 bulan ke depan untuk menjaga stabilitas ekonomi. Komentar Said ini keluar 2 hari setelah IMF mengeluarkan pernyataan akan melakukan kunjungan ke Mesir.
(ss/rin/kap)