Iklan proaktif Ben Quayle, ditujukan pada para pemilih di Distrik Konresional ketiga Arizona Agustus ke depan. 24 pokok Partai Republikan diluncurkan di tengah-tengah dugaan bahwa ia memposkan 24 pokok tersebut dengan nama lain untuk sebuah wesite sosial yang agak cabul beberapa tahun lalu.
Dalam iklan kampanye tersebut, Quayle, 33 tahun tersebut menghadap kamera secara langsung dan memulai dengan mengatakan, "Barack Obama adalah presiden terburuk dalam sejarah." Generasi Quayle akan "mewarisi sebuah negara yang melemah." Ia mengatakan.
Ia melanjutkan untuk memohon dengan sangat kepada para pemilih untuk mengirimnya ke Kongres: "Saya cinta Arizona. Saya dibesarkan menjadi orang sayap kanan. Seseorang harus pergi ke Washington dan mengalahkan tempat itu."
Iklan tersebut dimulai mengudara pada Rabu waktu setempat di stasiun TV daerah Phoenix, dan diposkan di Internet. Kampanye Quayle tidan akan mengungkap jumlah iklan yang dibeli.
Quayle, yang adalah seorang pengacara dan Managing Director dari sebuah perusahaan investasi Scottsdale, Arizona, belum pernah memegang kantor terpilih. Namun ia telah muncul sebagai penggalang dana teratas di bidang yang ramai dari 10, dan memberi keuntungan dari pengakuan nama yang datang dengan menjadi anak dari Dan Quayle, mantan senator Indiana dan wakil Presiden di bawah pemerintahan George H. W. Bush.
Kontroversi baru-baru ini atas website yang agak cabul tersebut, yang ditujukan pada detil kehidupan malam Scottsdale, telah meramaikan pertarungan tersebut, dengan kampanye Quayle pekan ini menyebut dugaan yang mana ia dulu sangat terlibat di dalam situs tersebut sebagai sebuah "noda dari semacamnya yang telah diperjualbelikan oleh beberapa kandidat dalam kampanye tersebut selama berbulan-bulan." Kampanye tersebut menyarankan dugaan tersebut, yang pertama kali dikabarkan oleh kantor berita online Politico, kemungkinan telah datang dari seorang wartawan untuk para pesaing Quayle.
Quayle telah mengakui bahwa ia mengenal pendiri situs tersebut, Nik Richie, dan suatu ketika merujuknya pada seorang pengacara. Ketika ditanya pada Selasa waktu setempat, apakah ia menulis untuk situs Richie tersebut, Quayle mengatakan pada kantor berita Associated Press bahwa ia "menulis beberapa tulisan yang bersifat menyindir dan fiksi untuk sebuah website satiris" namun bahwa ia cukup melakukan hal tersebut ketika website tersebut menjauhkan direksi editorial dari sindiran.
Quayle mengatakan bahwa ia tidak dapat mengingat kembali terlibat apakah posnya dalam situs tersebut atau kapan ia membuatnya.
Richie mengatakan bahwa Quayle butir-butir pokok yag berkontribusi pada tahun 2007 di bawah nama lain "Brock Landers".
"Ia adalah pria yang Anda kenal, orang akan mengirim gambar-gambar kepada perempuan-perempuan seksi, dan ia akan mengumpulkan yang ia pikir bahwa gadis tersebut yang terseksi dan mengapa," Richie mengatakan, yang nama legalnya adalah Hooman Karamian.
Quayle berharap menggantikan pensiunan Republikan John Shadegg di Distrik yang bersandar pada GOP yang meliputi bagian dari Phoenix dan Scottsdale dan beberapa daerah pedesaan ke utara. (ppt/ap) www.suaramedia.com
