+ResistNews Blog - Hari ini, Senin (25/11/2013) secara bersamaan beberapa media kafir di Inggris, seperti Daily Mail, dan The Independent menurunkan laporan dari sebuah lembaga riset di London, UK yang khusus meneliti tentang Islam dan kaum Muslimin, “Hope Not Hate” yang mengatakan bahwa Syekh Anjem Choudary telah mengirimkan 80 pemuda Inggris dan sekitar 250 hingga 300 orang dari seluruh Eropa untuk bergabung dengan Al Qaeda, berjihad di Suriah menggulingkan Presiden Bashar Assad. Allahu Akbar!
Menjawab hal tersebut, sebagaimana dikutip dari The Independent, Syekh Anjem memberikan jawaban sebagai berikut :
“Sungguh, sebuah kemuliaan jika berjihad di Suriah dan itu harus dilakukan. Inggris dan Amerika saja mendukung Tentara Pembebasan Suriah (FSA).”
Laporan dari Hope Not Hate itu juge menyebut Syekh Anjem Choudary sebagai “a serious player on the international Islamist scene” atau seorang “pemain” yang serius dalam kancah Islam Internasional”
Syekh Anjem Choudary memang seorang aktivis Muslim yang sangat dikenal di dunia Islam, khususnya di London, UK. Bisa dipastikan setiap aktivitas Islam, demonstrasi dan aksi-aksi Islam lainnya pasti dihadiri oleh Beliau.
Hal yang paling mengagetkan dari laporan Hope Not Hate itu adalah bahwa Syekh Anjem Choudary telah mengirimkan sekitar 80 pemuda Muslim dari Inggris dan sekitar 250 orang sampai 300 dari seluruh Eropa untuk berjihad di Suriah.
Ketika dikonfirmasi tentang hal tersebut, Syekh Anjem Choudary mengatakan bahwa hal itu tidak benar. “Saya tidak merekrut orang-orang untuk berangkat ke sana (Suriah) tapi kami membicarakan masalah itu (Jihad ke Suriah).”
Syekh Anjem juga menyatakan bahwa dirinya hanya punya masalah dengan penguasa atau rezim Inggris, bukan dengan rakyatnya. “Saya lahir di sini, saya besar di sini, dan saya suka Inggris. Saya hanya tidak suka pada pemerintah dan mereka (pemerintah) mungkin berfikir bahwa saya adalah teroris, tapi siapa yang peduli dengan apa yang difikirkan pemerintah.”
Allahu Akbar!
Menjawab hal tersebut, sebagaimana dikutip dari The Independent, Syekh Anjem memberikan jawaban sebagai berikut :
“Sungguh, sebuah kemuliaan jika berjihad di Suriah dan itu harus dilakukan. Inggris dan Amerika saja mendukung Tentara Pembebasan Suriah (FSA).”
Laporan dari Hope Not Hate itu juge menyebut Syekh Anjem Choudary sebagai “a serious player on the international Islamist scene” atau seorang “pemain” yang serius dalam kancah Islam Internasional”
Syekh Anjem Choudary memang seorang aktivis Muslim yang sangat dikenal di dunia Islam, khususnya di London, UK. Bisa dipastikan setiap aktivitas Islam, demonstrasi dan aksi-aksi Islam lainnya pasti dihadiri oleh Beliau.
Hal yang paling mengagetkan dari laporan Hope Not Hate itu adalah bahwa Syekh Anjem Choudary telah mengirimkan sekitar 80 pemuda Muslim dari Inggris dan sekitar 250 orang sampai 300 dari seluruh Eropa untuk berjihad di Suriah.
Ketika dikonfirmasi tentang hal tersebut, Syekh Anjem Choudary mengatakan bahwa hal itu tidak benar. “Saya tidak merekrut orang-orang untuk berangkat ke sana (Suriah) tapi kami membicarakan masalah itu (Jihad ke Suriah).”
Syekh Anjem juga menyatakan bahwa dirinya hanya punya masalah dengan penguasa atau rezim Inggris, bukan dengan rakyatnya. “Saya lahir di sini, saya besar di sini, dan saya suka Inggris. Saya hanya tidak suka pada pemerintah dan mereka (pemerintah) mungkin berfikir bahwa saya adalah teroris, tapi siapa yang peduli dengan apa yang difikirkan pemerintah.”
Allahu Akbar!
[al-mustaqbal.net/ +ResistNews Blog ]
