+ResistNews Blog - Kasus penyadapan Australia terhadap Ibu Negara Ani Yudhoyono dan delapan Menteri serta pejabat pemerintah membuat keretakan dalam hubungan Indonesia dan Australia. Pemerintah bahkan berencana memutuskan hubungan dagang dengan Australia.
Namun, di balik perseteruan yang terjadi antara Pemerintah Australia dan Indonesia, ternyata Australia tercatat sebagai pemberi utang Indonesia. Berdasarkan data yang dikutip dari Bank Indonesia (BI), Kamis (21/11/2013), Australia telah memberikan pinjaman pada Indonesia sebesar USD1,352 miliar.
Jika mengacu nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di kisaran Rp11.000 per USD, maka utang Indonesia pada Negeri Kanguru tersebut mencapai Rp14,872 triliun.
Meski demikian, utang ke Australia ini memang mengalami penurunan. Jika dibandingkan pada awal tahun lalu, maka utang Indonesia ke Australia turun USD84 juta atau Rp924 miliar. Adapun utang pemerintah pada awal tahun ini sebesar USD1,423 miliar atau Rp15,653 triliun.
Sekadar informasi, pemerintah Australia menyadap sejumlah telepon milik pejabat Indonesia, termasuk menyadap telepon Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Ani Yudhoyono.
Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Golkar Tantowi Yahya menduga alat intersepsi (penyadapan) oleh Pemerintah Australia masuk ke Indonesia berbarengan dengan bantuan peralatan komunikasi yang datang dari Australia ke Indonesia di masa lalu. (okezone/ +ResistNews Blog )
Namun, di balik perseteruan yang terjadi antara Pemerintah Australia dan Indonesia, ternyata Australia tercatat sebagai pemberi utang Indonesia. Berdasarkan data yang dikutip dari Bank Indonesia (BI), Kamis (21/11/2013), Australia telah memberikan pinjaman pada Indonesia sebesar USD1,352 miliar.
Jika mengacu nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di kisaran Rp11.000 per USD, maka utang Indonesia pada Negeri Kanguru tersebut mencapai Rp14,872 triliun.
Meski demikian, utang ke Australia ini memang mengalami penurunan. Jika dibandingkan pada awal tahun lalu, maka utang Indonesia ke Australia turun USD84 juta atau Rp924 miliar. Adapun utang pemerintah pada awal tahun ini sebesar USD1,423 miliar atau Rp15,653 triliun.
Sekadar informasi, pemerintah Australia menyadap sejumlah telepon milik pejabat Indonesia, termasuk menyadap telepon Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Ani Yudhoyono.
Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Golkar Tantowi Yahya menduga alat intersepsi (penyadapan) oleh Pemerintah Australia masuk ke Indonesia berbarengan dengan bantuan peralatan komunikasi yang datang dari Australia ke Indonesia di masa lalu. (okezone/ +ResistNews Blog )
