"Akhir tahun 2011 terdapat 72% secara nasional sudah memperolehelectriticy (sudah menikati listrik), tahun 2012 targetnya 75% serta tahun 2020 mencapai 90%-an," ungkap Manajer Senior Komunikasi Korporat PLN, Bambang Dwiyanto kepadadetikFinance, Sabtu (14/4/2012).
Bambang juga mengungkapkan, PLN selama ini memiliki keterbatasan pembiayaan untuk mengaliri listrik ke seluruh wilayah Indonesia. Sehingga, PLN mengajak semua stakholder, seperti: pemda, swasta, koperasi dan masyarakat untuk terlibat dalam upaya percepatan pengaliran listrik.
"Melalui program listrik desa, program perluasan jaringan, listrik mandiri. Semua stakeholder kita libatkan karena PLN tidak mampu terlibat sendiri karena keterbatasan anggaran," jelasnya.
PLN sendiri memliki program CSR (Corporate Social Responsibility) untuk mengaliri listrik hingga pelosok desa yang jauh dari jaringan listrik PLN, berupa program mandiri energi.
Programnya sendiri berupa memanfaatkan kotoran hewan untuk biogas dan air terjun atau sungai untuk tenaga listrik mikro hidro di seluruh wilayah Indonesia.
"Sudah ratusan desa yang dibatu dari CSR itu," imbuhnya.(feb/ang/dtk)
