-->

19-10-2009: AS Tangkap Penjual Rahasia Negara

Dia mengaku bersalah atas satu tuduhan spionase sehingga dihukum penjara 13 tahun

Stewart David Nozette (YouTube)
ResistNews - Pada dua tahun yang lalu, seorang ilmuwan Amerika Serikat (AS) ditangkap setelah dicurigai terlibat kegiatan mata-mata. Stewart David Nozette, ilmuwan yang bekerja untuk Departemen Pertahanan AS (Pentagon) dan badan antariksa NASA, dituduh memberikan informasi rahasia kepada seseorang yang menurut Nozette adalah seorang intelijen Israel.
Pria 52 tahun tersebut ditangkap oleh agen FBI. Meski demikian, tuduhan atas Nozette tidak mencakup tuduhan terhadap Israel atau siapapun yang melanggar hukum AS.
Jika terbukti bersalah di sidang pengadilan, Nozette terancam hukuman seumur hidup. Namun, menurut stasiun BBC, Nozette pada September 2011 mengaku bersalah atas satu tuduhan spionase. Dia akhirnya dihukum penjara selama tiga belas tahun.
“Tuduhan dalam pelanggaran ini sangat serius dan sebaiknya dijadikan peringatan pada siapapun yang ingin menukar rahasia negara demi keuntungan,” kata David Kris, Asisten Jaksa Agung AS, seperti dikutip dari laman stasiun televisi BBC.

Menurut sebuah catatan sumpah, Nozette bekerja di Dewan Angkasa Luar Nasional di Gedung Putih dari 1989 hingga 1990. Di sana ia ikut mengembangkan eksperimen radar untuk menemukan kandungan air di bulan.

Nozette kemudian menghabiskan sepuluh tahun di sebuah laboratorium milik departemen energi, Lawrence Livermore National Laboratory, tempat ia merancang teknologi tingkat tinggi. Tahun 2000, ia mendirikan perusahaan yang mengembangkan teknologi maju untuk pemerintah AS, termasuk untuk Pentagon dan NASA.

“Dari tahun 1989 hingga 2006, Nozette pernah menjadi Top Secret dan memiliki akses regular ke dokumen dan informasi rahasia yang berkaitan dengan departemen pertahanan AS,” kata sebuah pernyataan yang dilansir departemen kehakiman AS.

Pada September 2009, Nozette dikontak oleh agen FBI yang menyamar sebagai petugas intelijen Israel. Nozette setuju untuk secara teratur menjawab pertanyaan-pertanyaannya tentang informasi rahasia negara dengan imbalan uang dan sebuah paspor Israel.

Bulan berikutnya, ilmuwan tersebut mengirimkan surat berisi informasi rahasia yang diklasifikasikan sebagai Top Secret dan Secret, mengenai satelit-satelit AS, sistem peringatan dini, perangkat pertahanan dan serangan balik terhadap serangan besar, informasi intelijen komunikasi, dan elemen strategi pertahanan lain," kata departemen kehakiman. Nozette menerima uang tunai total senilai US$11.000 atas informasi yang diberikan. (vivanews.com)