Juru bicara Muslim Aid mengatakan, "Kami menyanggah keras tuduhan tak berdasar di Sunday Telegraph dalam kaitannya dengan kinerja kami melalui mitra-mitra bonafit. Kami menyesalkan bahwa koran tersebut telah bertahan dengan tuduhan yang mencemarkan nama baik kami ini. Muslim Aid sedang berkomunikasi dengan regulatornya, Komisi Amal, dan juga mempertimbangkan posisinya dengan pihak pengacara. Dalam menangani semua ini, Muslim Aid berusaha bersikap etis, transparan, dan sepenuhnya sejalan dengan kewajiban hukum dan amalnya. Kami tidak akan membiarkan jurnalisme menyesatkan dan sensasionalis ini mencegah kami dari melakukan kegiatan amal di seluruh dunia."
Sebuah badan amal yang dipuji oleh Gordon Brown dan Pangeran Wales berada dalam penyelidikan oleh Komisi Amal menyusul sejumlah klaim bahwa badan tersebut telah menyalurkan ratusan ribu pound ke kelompok-kelompok yang terkait dengan sebuah organisasi teroris.
Menurut perhitungan mereka sendiri, Muslim Aid menyalurkan 325,000 pound ke Universitas Islam Gaza, di mana figur utama Hamas mengajar, dan 13,998 pound ke Masyarakat Amal al Ihsan, yang dituding oleh pemerintah AS sebagai sponsor terorisme dan garda depan bagi kelompok teroris Jihad Islam Palestina.
Sumber-sumber keamanan itu juga mengklaim bahwa Muslim Aid telah membantu menyalurkan 210,600 pound ke enam organisasi lain di Jalur Gaza sejak bulan Juli 2009, yang semuanya mereka klaim juga terkait dengan Hamas.
Dalam sebuah pernyataan, Komisi Amal mengatakan, "Kami menanggapi dengan sangat serius tuduhan adanya kaitan antara badan amal dan aktivitas teroris, dan menganggap pendanaan atas organisasi teroris sebagai persoalan yang tidak boleh ditolerir."
Komisi telah meluncurkan sebuah penyelidikan terhadap Muslim Aid menyusul tuduhan-tuduhan itu dan kini sedang bekerjasama dengan badan amal tersebut untuk mengatasi berbagai persoalan yang muncul.
Muslim Aid dicekal dari Tepi Barat oleh pemerintah Israel, yang mengatakan bahwa mereka adalah anggota Union of Good, sebuah aliansi badan amal yang mengumpulkan uang untuk Hamas. Hamas dicekal di seluruh Uni Eropa sebagai sebuah organisasi teroris.
Muslim Aid, yang berbasis di Masjid East London, memiliki hubungan dekat dengan Islamic Forum of Europe (IFE).
Muslim Aid mengumpulkan lebih dari 24 juta pound tahun lalu dan telah menyalurkan setidaknya 830,000 pound uang publik. Kelompok ini mengklaim untuk melayani kemanusiaan tanpa mempedulikan afiliasi politik dan hanya mendukung organisasi-organisasi yang sah. (rin/ie/tg) www.suaramedia.com
