
Mengutip laporan media Cina, kaum separatis Muslim dari wilayah barat telah meluncurkan serangan pada Sabtu (1/3/2014) lalu, menewaskan sedikitnya 29 orang dan melukai sekitar 140 orang. Polisi setempat berhasil menembak mati empat penyerang.
Serangan oleh para penyerang bertopeng dan berpakaian serba hitam ini berlangsung di stasiun kereta api di Kunming, sekitar 50 km tenggara ibukota Xinjiang, Urumqi.
Xinjiang adalah rumah bagi minoritas Muslim Uighur, yang telah lama mengeluh tentang apa yang mereka katakan sebagai ‘diskriminasi’ Cina terhadap budaya dan agama mereka. Hubungan antara suku Uighur dan etnis Han Cina kini semakin tegang.
Rebiya Kadeer, presiden Kongres Uighur Dunia, mengatakan dia takut Cina berencana untuk menekan lebih jauh pada daerah yang seharusnya menghimbau Muslim Ughur tetap tenang. [islampos/wb/ +ResistNews Blog ]