-->

Aktivis Pro-Asad Tuding Hizbullah Biang Kerok Kekalahan

Mayat milisi Syiah Hizbullah yang didokumentasikan aktivis pro-rezim.
+ResistNews Blog - Aktivis pendukung Basyar Asad menyalahkan milisi Syiah Hizbullah sebagai penyebab jatuhnya banyak korban dari pihak mereka dalam menghadapi mujahidin Suriah. Hizbullah dianggap berkhianat karena tidak mematuhi perintah tentara Suriah selama peperangan.

“Akibatnya 60 tentara reguler Suriah yang bertempur mati dalam peperangan yang terjadi di enam kota pinggiran Damaskus,” demikian laporan fan pageFacebook bernama Assad’s Servant (hamba Asad) seperti dilansir dari Zaman Al Wasl.

“Ini karena ketidakpatuhan Hizbullah dalam menjalankan perintah tentara Suriah,” tambahnya.

Blokade tentara beserta loyalis rezim Suriah terhadap kota Ghouta menyebabkan bahan-bahan kebutuhan hidup seperti makanan, air bersih, obat-obatan dan lainnya tidak bisa masuk. Akibatnya warga sipil di sana menderita berkepanjangan.

“Taktik ini (membuat warga kelaparan) sebelumnya membantu tentara rezim mencaplok daerah-daerah yang dikuasai oleh mereka (mujahidin) dalam beberapa bulan di Damaskus,” demikian pernyataan kelompok aktivis pro-Asad itu.

Media pendukung Asad sama sekali tidak melaporkan tentang kerugian besar yang mereka hadapi. Menurut Direktur Syrian Observatory for Human Rights (SOHR), Rami Abdel Rahman, di antara puluhan tentara Suriah yang tewas terdapat korban dari milisi Syiah Abou Fadhl Al Abbas dan juga Hizbullah. (bumisyam.com/ +ResistNews Blog )