“Saya juga kurang tau, kayaknya sih suami-istri, anak-anaknya dibawa juga kali soalnya gak ada,” ujar Ketua Rt 02, Setu, Kabupaten Bekasi, Jum’at (18/11/2016).
Tiga lokasi penggerebekan, yaitu: Ma’had Darul Muwahhid yang dikelola oleh Ustadz Sholihun dan dua kontrakan yang ditempati olehnya telah dipasang garis polisi untuk kepentingan penyidikan.
Berdasarkan keterangan dari warga di lokasi Ma’had Darul Muwahhid, dua remaja beserta santri turut diamankan oleh pihak keamanan.
Tidak hanya itu, Tim Densus 88 juga membawa beberapa alat bukti yang didapatkan dari lokasi penggerebekan di Ma’had Darul Muwahhid, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jum’at (18/11/2016). [panjimas.com/ +ResistNews Blog ]

