-->

Serangan Udara di Aleppo Masih Intensif, Warga Tiadakan Shalat Jumat



+ResistNews Blog - Serangan udara bertubi-tubi di kota Aleppo yang masih dilancarkan militer Suriah hingga Jumat (17/04) memaksa warga meniadakan shalat Jumat. Warga khawatir warga yang berkumpul di masjid-masjid menjadi target sasaran.

Dilaporkan portal arabi21.com, Jumat, ancaman paling ditakuti adalah serangan bom birmil atau bom gentong. Bom itu memiliki daya rusak cukup hebat, sehingga mampu meruntuhkan gedung lantai tiga.

Namun begitu, sebagian masjid tetap menggelar shalat Jumat. Hanya saja mereka shalat Jumat dipercepat dan khatib berkhotbah dalam beberapa menit.

Warga menuturkan, helikopter militer Suriah berputar-putar di atas sejumlah masjid besar. Sehingga pengurus masjid memutuskan meniadakan shalat Jumat. Sementara itu jalan-jalan di kota Aleppo timur juga lengang dari aktivitas warga.

Anggota biro politik oposisi Suriah, Ahmad Ramadhan, mengungkapkan dalam akun Twitternya ini merupakan fenomena pertama dalam sejarah Aleppo sejak 1.300 tidak ditiadakannya shalat Jumat. Warga menghindari korban lebih banyak akibat ancaman birmil.

Sementara itu, lebih dari 20 warga dilaporkan terbunuh dalam serangkaian serangan udara di Aleppo. Serangan brutal itu mayoritas menargetkan warga sipil.

Sebelumnya, sejumlah sekolah di kota tersebut juga diliburkan. Hal itu setelah serangan udara rezim menargetkan sebuah sekolah sehingga membunuh sejumlah siswa dan guru.

Perlu diketahui, kampanye serangan udara di Aleppo ini memasuki hari ke-enam berturut-turut. Sejak Ahad pekan ini, helikopter dan jet tempur Suriah melancarkan serangan intensif ke wilayah-wilayah yang dikontrol pejuang di Aleppo. [arabi21.com/kiblat.net/ +ResistNews Blog ]