-->

Palestina Akan Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya Berdaya 30 Megawatt



+ResistNews Blog - Otoritas Energi Palestina (PEA) telah menandatangani perjanjian dengan perusahaan energi milik orang Palestina yang berbasis di Amerika Serikat.

“Kami menandatangani perjanjian pada hari Kamis (16/4) dengan perusahaan Samaha yang berbasis di AS. Perusahaan tersebut dimiliki oleh seorang pengusaha Palestina. Perjanjian terseut untuk membangun pusat tenaga surya yang menyuplai 30 megawatt listrik,” kata juru bicara PEA Ahmed Abul-Omrein pada konferensi pers.

Proyek ini harus diselesaikan dalam waktu sembilan bulan ungkap Abul-Omrein. Pihaknya mencatat bahwa tiga bulan pertama akan merinci peralatan yang dibutuhkan untuk proyek sebab tidak semua kebutuhan proyek dapat masuk ke Palestina dengan bebas akibat blokade.

“Proyek ini akan dilakukan pada lahan yang digunakan untuk bagian dari pemukiman Yahudi sebelum penarikan mundur Israel dari Jalur Gaza pada tahun 2005,” tambahnya.

Gaza telah menderita kekurangan listrik akut selama hampir satu dekade, karena pesawat tempur Israel membom pembangkit listrik utama jalur Gaza pada tahun 2006.

Warga Gaza sudah terbiasa hidup dengan pemadaman listrik 8 jam sehari.

Jalur Gaza membutuhkan 400 megawatt listrik dan baru 212 megawatt yang saat ini tersedia untuk memenuhi kebutuhan sekira 1,9 juta penduduknya.

Gaza saat ini memiliki tiga sumber listrik: Israel, yang menyediakan 120 megawatt; Mesir, yang memasok 32 megawatt; dan pembangkit listrik Gaza, yang menghasilkan antara 40 dan 60 megawatt per hari. (worldbulletin/lasdipo/ +ResistNews Blog )