Uni Soviet, negara super power selain Amerika, harus gigit jari setelah berusaha menginvasi Afghanistan. Ribuan tentaranya tewas dan ratusan tanknya rusak dan hancur dilalap serangan mujahidin Afghanistan. Puing-puing di atas merupakan saksi bisu kedahsyatan perang tersebut.
Akhirnya pil pahit kekalahan harus mereka telan mentah-mentah. Nenek moyang negeri beruang merah itu pun mundur teratur dan menyisakan “sampah perang” berupa artileri dan tank-tank yang sudah hancur tak bisa dipakai. [lasdipo/ +ResistNews Blog ]
Akhirnya pil pahit kekalahan harus mereka telan mentah-mentah. Nenek moyang negeri beruang merah itu pun mundur teratur dan menyisakan “sampah perang” berupa artileri dan tank-tank yang sudah hancur tak bisa dipakai. [lasdipo/ +ResistNews Blog ]










