-->

Maret di Palestina: 1.064 Ekstrimis Yahudi Terobos Masjid Al-Aqsha



+ResistNews Blog - Sekitar 1.064 pemukim ilegal Yahudi nekat menerobos masuk ke flashpoint Yerusalem Timur kompleks Masjid Al-Aqsa selama bulan Maret kemarin, sebuah LSM Palestina mengatakan pada Rabu (8/4).

“Maret adalah paling banyak pemukim Yahudi nekat memasuki kompleks masjid Al-Aqsha sejak awal tahun 2015. Sejumlah 1.064 ekstremis Yahudi dan 73 tentara Israel memaksa jalan ke kompleks Al-Aqsa bulan lalu,” Jawad Siyam, kepala Wadi Hilweh Pusat Informasi, mengatakan seperti dikutip lasdipo.co dari worldbulletin.

“Sekitar 1.400 pemukim dan 120 tentara Israel memasuki kompleks Al-Aqsa pada gabungan bulan Januari dan Februari,” katanya.

Dia menambahkan bahwa pemerintah Israel bulan lalu telah melarang 42 warga Palestina, termasuk 27 wanita, memasuki tempat suci untuk periode mulai dari 15 sampai 90 hari. Juga di bulan Maret, pemerintah Israel meluncurkan kampanye sweeping terhadap warga Palestina di Yerusalem Timur.

“Tentara Israel dan polisi menangkap 185 warga Palestina dari beberapa lingkungan Yerusalem Timur pada bulan Maret,” kata Siyam.

“Di antara para tahanan adalah 42 wanita dan 65 anak di bawah umur, sepuluh di antaranya berusia di bawah 14 tahun,” tambahnya.

Israel menduduki Yerusalem Timur dan Tepi Barat selama 1967 Perang Timur Tengah. Mereka kemudian mencaplok kota suci pada tahun 1980, mengklaim sebagai ibukota terpadu dari negara Yahudi meski langkah itu tidak pernah diakui oleh masyarakat internasional. (worldbulletin/lasdipo/ +ResistNews Blog )