+ResistNews Blog - Al Qaeda di Semenanjung Arab (AQAP) berhasil mengambil alih Mukallah, ibukota provinsi timur Yaman, Hadramout, hanya satu hari setelah menyerbu beberapa bangunan pemerintah dan membebaskan ratusan tahanan, termasuk seorang komandan senior.
Pasukan Yaman meninggalkan dua pangkalan militer di kota dan meninggalkan kendaraan Humvee buatan Amerika. Beberapa perlengkapan perang lainnya juga ditinggalkan dan berhasil diambil mujahidin sebagai ghanimah perang.
Jatuhnya Mukallah terjadi hanya satu hari setelah tim serangan AQAP menyebar di seluruh kota dan menyita fasilitas kunci, termasuk kantor keamanan pusat provinsi Hadramout, kantor polisi, kantor administrasi, penjara Tengah, dan cabang dari bank sentral.
Para pejabat memperkirakan bahwa lebih dari 300 tahanan, termasuk seorang komandan AQAP yang dikenal sebagai Khaled al Batarfi, melarikan diri selama serangan AQAP di Penjara Pusat. Batarfi adalah kepala operasi militer AQAP untuk Abyan dan provinsi Baydah ketika ia ditangkap pada tahun 2011.
Hadramout adalah tempat asal Syaikh Usamah bin Laden dan provinsi ini telah menjadi benteng AQAP selama beberapa tahun terakhir. Kelompok jihad berkumpul kembali di Hadramout dan provinsi lainnya setelah kehilangan kendali atas kota-kota besar di provinsi Abyan dan Shabwa pada akhir musim semi 2012.
AQAP telah meluncurkan sejumlah serangan terhadap pasukan keamanan Yaman di Mukallah selama tiga tahun terakhir. Salah satu serangan AQAP pada bulan Juni 2013, tim penyerbu seukuran satu peleton menyerbu basis paramiliter Organisasi Keamanan Pusat Kementerian Dalam Negeri. (lwj/lasdipo/ +ResistNews Blog )
