+ResistNews Blog – Ulama jihadis asal Inggris, Syeikh Anjem Choudary menyatakan bahwa Irlandia bisa menjadi target sah berikutnya oleh jaringan al-Qaeda.
Syeikh Anjem beralasan karena Irlandia telah mendukung aksi terorisme Amerika dengan mengizinkan pesawat milik AS mengisi bahan bakarnya di bandara Shannon Airport, Co Clare Irlandia.
Di acara Neil Prendeville Show yang disiarkan melalui Radio FM Cork’s Red, Syeikh Anjem menyakini Irlandia telah membantu Amerika dalam aksi terorisme membunuhi kaum muslimin di Negara mereka. Dan saat itulah Irlandia tidak lagi dipandang sebagai negara yang netral oleh kelompok Islam yang terus mengobarkan perlawanan terhadap penjajah Amerika.
“Anda mengizinkan orang-orang Amerika itu, berhenti di bandara Shannon untuk mengisi bahan bakar dan pergi membunuh orang-orang di negara-negara muslim. Jika Anda percaya orang Amerika adalah teroris, pemerintah Irlandia telah bersekongkol dengan mereka,” kata Anjem seperti dilansir Irish Central , (10/1).
Menanggapi kejadian di kantor redaksi Charlie Hebdo, Syeikh Anjem menyatakan kesalahan itu ada pada para korban yang telah memprovokasi kaum muslimin dengan menghina Nabi Muhammad.
“Menurut saya dimana ada aksi disitu ada reaksi, dan dalam pengadilan Syariah semua itu diperhitungkan,” ujarnya tegas. (irs/lasdipo/ +ResistNews Blog )
