+ResistNews Blog - MENTERI Luar Negeri Turki, Ahmad Daud Aglo menegaskan, negaranya akan berusaha membuat jalur udara untuk mengevakuasi korban luka akibat serangan dan agresi Israel ke Jalur Gaza untuk diobati di Turki.
Dalam pernyataannya kepada TV lokal Turki, Aglo menyebutkan, pihaknya berusaha mengerahkan usaha tersebut dengan fasilitas penerbangan, ambulan udara untuk mengevakuasi korban kritis.
“Ada kesulitan yang kami hadapi. Pertama mengevakuasi korban ke bandara udara di luar Jalur Gaza, kedua masalah perizinan Mesir atau Israel untuk membuka bandara udara mereka. Namun saat ini kami sedang melakukan pembicaraan dan komunukasi untuk mengatasi masalah ini,” papar Aglo.
Aglo menyinggung, jika jalur udara tidak bisa ditempuh, maka mereka akan membuat RS lapangan di Palestina untuk mengobati korban dan mengirim tim medis yang diperlukan.
Pihak Turki juga terus melakukan usaha mempernjang gencatan senjata dan Jalur Gaza saat ini sangat membutuhkan air dan listrik.[infopalestina/ +ResistNews Blog ]