Daulah Islam Iraq dan Syam
Wilayah Ninawa
Tanggal 30 Rajab 1435 H l No : 31
Ghozwah (Pertempuran) Tsa’ro Fallujah (Pembalasan untuk Fallujah) yang Penuh Berkah Jilid 2
Segala puji hanya milik Allah Rabb Semesta Alam, pemilik kebenaran yang nyata (jelas), yang memerintahkan Jihad serta mengangkat derajat para Mujahidin. Kami memuji Rabb kami, kami mengucapkan syukur kepadaNya atas Nikmat yang terlihat (nampak) maupun tersembunyi. Kami bersaksi bahwa tidak ada Ilah (yang berhak diibadahi) kecuali Allah Yang Esa (Tunggal) tidak ada sekutu bagiNya, Maha Kuat lagi perkasa. Kami bersaksi bahwa Nabi kami Muhammad adalahhambaNya, utusanNya yang benar (jujur) lagi terpercaya.
Allah ta’ala berfirman,“Wahai orang-orang beriman! Perangilah orang-orang kafir yang (ada) disekitar, hendaklah mereka merasakan sikap tegas dari-mu (kalian). Ketahuilah oleh kalian bahwa Allah bersama orang-orang bertaqwa.”(AtTaubah 123)
Tsumma amma ba’du.
Sebagaimana arahan dari petinggi-petinggi kami, petinggi Daulah Islam di Iraq dan Syam -semoga Allah menguatkan mereka- dalam muatan Rangkaian Peperangan {Masuklah kalian lewat pintu-pintu itu} dan juga sebagai bentuk pembelaan untuk saudara-saudara kami di Fallujah alIslam.
Beberapa dari saudara-saudara Mujahidin di wilayah Ninawa alMubarokah, bangkit melakukan RangkaianAmaliyyah Jihad penuh berkah pada tanggal 29 Rajab 1435 H.
Aksi kami dimulai dengan operasi Detasemen Intellijen Khusus Mujahidin berhasil mengikuti lima prajurit Shofawiy dan membersihkan (mengeksekusi mati) mereka di kawasan Halela, Mosul.
Pada kesempatan lain setelahnya, berkumpul pasukan yang tergabung dari aparat Kepolisian dan Intelijen disuatu tempat.Lalu seorang ksatria pencari syahid, bernama Abu Layth at Tunisi –taqobbalahullah- melancarkan aksi penyerangan In-ghimas, menaiki sebuah bom mobil yang menceraiberaikan perkumpulan musuh dan mencabik-cabik jasad mereka.
Tewas terbunuh dalam serangan tersebut, seorang Asisten Kepala Militer, Kolonel Hussain dan Mayor Jendral Thalal alJarjariy beserta sejumlah Komandan Militer.
Lalu Mujahidin berhasil menghancurkan tiga buah mobil Hummer bersamaan denganaksi penyerangan terhadap Benteng Tentara Shofawiy dan meledakkannya.Detasemen khusus Mujahidin juga berhasil menawan seorang begundal di jalan, setelahnya menyisir jalan dan meledakkan sebuah mobil untuk menunda gerakan kaum murtaddin.
Kemudian setelah kejadian tersebut berdatanganlah pasukan musuh, Mujahidin menyambutnya dengan meledakkan mereka Tewaslah para perwira Militer berpangkat Letnan dari Lembaga Kepolisian Federal Iraq beserta tiga anggota polisi lainnya. Bagi Allah-lah pujian dan sanjungan.
Inilah roda kemenangan, pertolongan serta perolehan Ummat ini, yang tidak akan berhenti, bahkan akan senantiasa eksis berjalan di atas jalan Jihad sampai Allah menghendakinya dengan sebuah kemenangan dan pertolongan.
Roda ini digerakkan olehcucuran darah para Syuhada dan jasad/tubuh para pelindung Dienullah, keletihan dan pengorbanan orang-orang shalih dan orang-orang bertaqwa.
Allah berfirman.“Sesungguhnya Kami akan menolong Rosul-Rosul Kami dan orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia dan pada hari tampil-nya para saksi (hari kiamat).” (Ghoofir 51)
Atas izin Allah, rangkaian peperangan yang penuh barokah ini tidak akan berhenti, dengannya akan menyejukkan pandangan orang-orang yang bertauhid sampai Allah memenuhi janjiNya atau binasa selainnya.
Orang-orang dzolim itu akan mengetahui kemanakah mereka akan berpijak (terombang-ambing/terjungkir).
Daulah Islam Iraq dan Syam
Kantor Media Wilayah Ninawa
Penerjemah: Zahid Tasikistaniy
Dipublikasikan terjemahannya oleh Shoutussalam Islamic Media/ +ResistNews Blog