-->

Jabhah Nushrah Bentuk Institusi Pengembangan Senjata Perang



+ResistNews Blog - Afiliasi Al-Qaidah di Suriah, Jabhah Nushrah (JN), baru-baru ini mengumumkan pembentukan sebuah institusi untuk produksi dan pengembangan senjata perang. Kelompok pejuang Islam pimpinan Abu Muhammad Al-Jaulani itu menyeru kepada seluruh kaum muslimin untuk bergabung, demi mengatasi ‘kelangkaan’ senjata yang dialami mujahidin.
Dalam sebuah pernyataan yang dipublikasikan pada Sabtu (24/5) lalu melalui akun twitter resminya, JN menegaskan bahwa ini merupakan usaha para mujahidin untuk meletakkan dasar-dasar industri militer dalam bentuk nyata. Institusi ini diharapkan menjadi satu-satunya lembaga yang konsen dalam pengembangan senjata dan 100% dikendalikan mujahidin.
Dalam pernyataan yang dinukil oleh harian Al-Quds Al-Arabi pada Ahad (25/5), mereka menyeru kepada seluruh kaum muslimin yang tidak memiliki kesempatan terjun langsung ke medan jihad Suriah untuk ikut andil dalam melayani jihad dan mujahidin, yaitu dengan berkontribusi pemikiran dalam proyek besar ini.
“Seruan ini kami tujukan kepada seluruh umat Islam di segala bidang dan keahlian, bahkan bagi siapa saja yang tidak memiliki keahlian. Yang pandai harus mengajari yang belum mengetahui. Marikah bergabung dengan pemikiran, pengalaman dan keahlian kalian dalam proyek ini,” seru pernyataan tersebut.
JN menjelaskan bahwa proyek ini digulirkan setelah melihat dukungan penuh yang diberikan oleh sekutu-sekutu sesama kaum takfiri Syiah dari rezim thoghut Bashar Assad dengan berbagai senjata. Sementara pejuang Islam berjuang sendirian dengan senjata-senjata yang dihasilkan dari rampasan perang.
Dengan proyek ini, diharapkan para mujahidin dapat memproduksi senjata sendiri, tanpa bergantung pada pihak lain. Sehingga perjuangan rakyat Suriah sampai detik ini tidak dituduh ditunggangi oleh kepentingan-kepentingan asing. [antiliberalnews.com/ +ResistNews Blog ]