+ResistNews Blog - Sultan Brunei Darussalam, Hassanal Bolkiah, mengecam warganya yang kerap melancarkan kritik di media sosial terkait keputusan untuk menerapkan hukum Syariah di negara tersebut.
Dalam pidato akhir pekan, Sultan Bolkiah mengeluarkan ancaman yang jelas untuk para kritikus. Selama ini, media sosial memang menjadi satu-satunya sarana bagi warga Brunei untuk melontarkan kritik atas kebijakan pemimpin kerajaan itu.
“Mereka tidak bisa dibiarkan untuk terus melakukan penghinaan ini. Tetapi, jika ada unsur-unsur yang memungkinkan mereka untuk dibawa ke pengadilan, maka tahap pertama pelaksanaan hukum Syariah pada April, akan sangat relevan untuk mereka,” kata Sultan Bolkiah.
Pernyataan itu tertuang dalam salinan pidato Sultan Bolkiah yang diterbitkan oleh media pemerintah, seperti dilaporkan AFP, Rabu (26/02/2014). Sultan tidak menentukan, bagaimana pengguna media sosial bisa dituntut di bawah hukum Syariah.
Selama ini, 400 ribu warga Brunei menikmati salah satu standar hidup tertinggi di Asia. Namun, dalam beberapa pekan terakhir, perdebatan soal penerapan hukum Syariah telah membuat resah orang munafik di negara itu. [antiliberalnews.com/ +ResistNews Blog ]