“Al-Azhar dalam keadaan apapun, tidak akan menerima pengaturan pendudukan Zionis atas Al – Aqsa,” kata Syeikh Ahmed al-Tayeb dalam sebuah pernyataan.
“Praktek Zionis ini akan menghambat perdamaian di seluruh dunia,” ujar Syeikh al-Tayeb.
Syeikh al-Tayeb menjelaskan proposal Israel untuk membangun kontrol atas al-Aqsha baru-baru ini sebagai “pelanggaran terang-terangan terhadap kesucian Islam.
Dalam sebuah sesi pada Selasa (25/2/2014), anggota Knesset (parlemen Israel) membahas sebuah proposal dengan sayap kanan MP Israel, Moshe Feiglin untuk menempatkan kompleks Masjid al-Aqsha di bawah pengawasan Israel. [islampos/wb/ +ResistNews Blog ]