+ResistNews Blog - PRESIDEN Afghanistan Hamid Karzai telah menunda pembebasan dari 88 tersangka pejuang Taliban dari penjara menyusul keluhan dari Amerika Serikat bahwa para pejuang itu bisa kembali ke medan perang, kata para pejabat Sabtu hari ini (4/1/2014).
Rencana merilis pejuang Taliban telah membuat marah para komandan militer dan senator AS pada saat Washington dan Kabul semakin dekat dengan untuk menandatangani pakta keamanan yang lama tertunda sehingga memungkinkan beberapa tentara Amerika untuk tinggal di Afghanistan setelah 2014.
“Berdasarkan perintah presiden baru-baru ini, kami telah mulai lagi meninjau kasus dari 88 tahanan,” kata Abdul Shokur Dadras, anggota dari Dewan Peninjau Afghanistan, kepada AFP.
“Presiden juga telah memerintahkan badan-badan keamanan dan intelijen untuk memeriksa latar belakang dan kasus mereka untuk membuat keadilan ditegakkan.”
Jenderal AS Joseph Dunford, komandan pasukan NATO di Afghanistan, telah mengajukan keberatan resmi untuk pembebasan tahanan yang telah lama direncanakan.
Dewan peninjau tahun lalu memerintahkan pembebasan 648 tahanan Bagram, di antaranya 560 telah dibebaskan. AS telah membantah rilis final 88.[islampos/afp/ +ResistNews Blog ]
