-->

Sejak Awal Konflik, Pasukan Asad Perkosa 6 Ribu Perempuan Suriah


+ResistNews Blog - Jaringan organisasi Hak Asasi Internasional kembali mengungkap kejahatan yang dilakukan oleh tentara Bashar Al Asad di Suriah. Jaringan yang tergabung dari 60 organisasi HAM di seluruh dunia itu mengatakan bahwa perempuan-perempuan Suriah mengalami pelecehan dan penyiksaan oleh tentara rezim.

Jaringan Euro Mediterranean untuk HAM menyebutkan, sebagaimana dilansir BBC, Selasa (26/11), sebanyak 6 ribu wanita mengalami pemerkosaan sejak meletusnya konflik Suriah. Bahkan, di antara mereka ada yang mengalami pemerkosaan masal oleh tentara rezim.

Jaringan HAM yang didanai Uni Eropa tersebut menyandarkan laporannya itu dari wawancara langsung dengan para korban dan petugas medis selama semester pertama tahun ini di Suriah.

Laporan itu juga menyebutkan bahwa perempuan Suriah sangat rentan dari sasaran peluru sniper. Mereka dan anak-anak mereka dijadikan tameng hidup oleh tentara rezim. Mereka yang menurut undang-undang internasional harus dilindungi tersebut juga menjadi sasaran penangkap hanya karena memiliki hubungan kekerabatan dengan para tahanan yang berada di penjara rezim.

Sebagaimana diberitakan sejumlah media internasional, konflik yang telah berlangsung dua tahun lebih di Suriah telah merenggut lebih dari 100 ribu korban jiwa. Dari jumlah tersebut, sedikitnya 11 ribu korban adalah anak-anak kecil.

Anak-anak tersebut juga menjadi sasaran pembantaian dan penyiksaan oleh pasukan rezim sebagaimana disebutkan Lembaga Penelitan Oxford, Inggris. Lembaga itu menyebutkan bahwa kebanyakan anak-anak Suriah terbunuh oleh gempuran dan ledakan proyektil yang menghujani tempat tinggal mereka. [kiblat.net/ +ResistNews Blog ]