+ResistNews Blog - Presiden Dewan Eropa Herman Van Rompuy menolak solusi militer terhadap krisis yang terjadi di Suriah. Menurutnya, saat ini yang diperlukan adalah menyerukan solusi politik untuk menyelesaikan krisis di negara Arab tersebut.
“Tidak ada solusi militer untuk konflik ini,” kata Van Rompuy di Beijing pada hari Kamis kemarin (21/11) menyusul berlangsungnya pertemuan puncak Uni Eropa-China terkait krisis di negara Timur Tengah dan beberapa masalah internasional lainnya.
Seruan untuk solusi politik untuk krisis Suriah dan menghindari intervensi militer di Suriah telah disuarakan oleh beberapa negara di dunia.
Pada hari Rabu sebelumnya, Menteri Luar Negeri Brasil Luiz Alberto Figueiredo mengatakan rakyat Suriah sendiri harus menyelesaikan krisis di negara mereka.
“Ini harus diselesaikan oleh Suriah sendiri. Dan kita sebagai anggota masyarakat internasional harus memberikan kondisi yang membawa kelompok yang bertikai untuk berdamai dan melakukan negosiasi dengan pemerintah,” kata menteri luar negeri Brasil setelah pertemuan dengan timpalannya dari Rusia Sergey Lavrov di Moskow.
Figueiredo lebih lanjut mencatat, “Kita tahu bahwa solusi militer untuk masalah di Suriah adalah sesuatu yang mustahil.” (PressTV/bumisyam.com/ +ResistNews Blog )
“Tidak ada solusi militer untuk konflik ini,” kata Van Rompuy di Beijing pada hari Kamis kemarin (21/11) menyusul berlangsungnya pertemuan puncak Uni Eropa-China terkait krisis di negara Timur Tengah dan beberapa masalah internasional lainnya.
Seruan untuk solusi politik untuk krisis Suriah dan menghindari intervensi militer di Suriah telah disuarakan oleh beberapa negara di dunia.
Pada hari Rabu sebelumnya, Menteri Luar Negeri Brasil Luiz Alberto Figueiredo mengatakan rakyat Suriah sendiri harus menyelesaikan krisis di negara mereka.
“Ini harus diselesaikan oleh Suriah sendiri. Dan kita sebagai anggota masyarakat internasional harus memberikan kondisi yang membawa kelompok yang bertikai untuk berdamai dan melakukan negosiasi dengan pemerintah,” kata menteri luar negeri Brasil setelah pertemuan dengan timpalannya dari Rusia Sergey Lavrov di Moskow.
Figueiredo lebih lanjut mencatat, “Kita tahu bahwa solusi militer untuk masalah di Suriah adalah sesuatu yang mustahil.” (PressTV/bumisyam.com/ +ResistNews Blog )
