-->

Jelang Lailatul Qadr, Penjajah Israel Tutup Masjid Ibrahim

Masjid Ibrahimi di Hebron
+ResistNews Blog - Otoritas penjajah Israel memutuskan untuk menutup Masjid Ibrahimi di Hebron pada tanggal 27 Ramadhan, yang banyak dianggap sebagai ‘Malam Lailatul Qadr’ bagi jamaah Muslim untuk membuat jalan bagi pemukim Yahudi untuk merayakan salah satu festival mereka.
General Manager urusan Wakaf di Hebron, Tayseer Abu Sneineh menjelaskan bahwa otoritas penjajah telah memberitahu mereka tentang keputusan untuk menutup Masjid Ibrahimi bagi jamaah Muslim, dan niat mereka untuk membersihkan koridor dan perimeter untuk para pemukim pada Senin, 5 Agustus 2013, dengan dalih untuk merayakan festival Yahudi, Tisha B’Av.
Otoritas penjajah Israel menutup Masjid Ibrahimi, koridor, serta jalan-jalan sekitarnya selama sedikitnya sepuluh hari sepanjang tahun dengan dalih hari libur Yahudi. Pada hari ini, umat Islam dilarang masuk untuk menyediakan jalan bagi para pemukim Yahudi.
Penutupan telah disetujui oleh Komisi Samgar yang dilembagakan oleh pemerintah Israel untuk menyelidiki pembantaian Masjid Ibrahimi pada tahun 1994 oleh seorang ekstremis pemukim Yahudi, Baruch Goldstein yang menembaki jamaah Muslim saat salat subuh. Ia membunuh dan melukai lusinan dari jamaah masjid. Komisi membagi masjid tersebut dan jamaah Muslim dilarang memasuki area tersebut beberapa hari selama setahun.
Malam Lailatul Qadr adalah malam istimewa yang terjadi setiap tahun di bulan Ramadhan dan merupakan kesempatan emas bagi umat Islam untuk mendapatkan berkah dan pengampunan dari Allah. [cii/annajah/ +ResistNews Blog ]