-->

Hamas Kecam Mahmud Abbas yang Mau Berunding Dengan Israel

+ResistNews Blog - Gerakan Hamas, mengecam Presiden Palestina Mahmoud Abbas, yang berasal dari gerakan Fatah, pada hari Senin (29/7)  karena bersedia kembali ke meja perundingan dengan Israel.
Memulai ulang perundingan langsung dengan Israel di bawah sponsor AS adalah “sepihak, langkah terpencil yang tidak mengekspresikan sikap rakyat Palestina,” kata Juru Bicara Hamas Sami Abu Zuhri  kepada kantor berita Anadolu.
Dia menyatakan bahwa negosiasi “memiliki bahaya besar pada perjuangan Palestina dan hanya menguntungkan Israel.”
Tim negosiasi Palestina dan Israel akan bertemupada  hari Senin dan Selasa di Washington untuk pertama kalinya sejak negosiasi gagal pada tahun 2010.
Pertemuan itu hasil dari enam perjalanan Timur Tengah dan diplomasi antar-jemput oleh Menlu AS John Kerry.
Sementara pada kunjungan ke ibukota Yordania Amman pada tanggal 19 Juli, Kerry mengumumkan bahwa Israel dan Palestina telah mencapai kesepakatan awal untuk melanjutkan negosiasi.
Orang-orang Palestina yang akan ke Washington tidak memiliki komitmen yang jelas terhadap Israel terkait membekukan pembangunan permukiman Yahudi di Tepi Barat yang diduduki dan di Yerusalem Timur, dimana Palestina menginginkannya sebagai modal masa depan.
Sebaliknya, Israel akan menerapkan moratorium parsial pada pembangunan permukiman tertentu yang tidak termasuk perluasan blok permukiman besar di Tepi Barat.
Israel juga akan membebaskan 104 tahanan Palestina yang telah berada di penjara sejak sebelum terjadinya kesepakatan damai Oslo 1993 antara kedua belah pihak, tetapi pembebasan mereka akan tunduk pada kemajuan yang dibuat pada status akhir perundingan. (kiblat.net/ +ResistNews Blog )