blog.resistnews.web.id - Sebuah kota utama di jalan raya menuju
Aleppo Maarat Al-Numan telah ditangan Mujahidin FSA. sebuah kota
strategis di provinsi Idlib di jalan raya yang menghubungkan Damaskus
denganpusat komersial Aleppo.
Rami Abdel Rahman, seorang Mujahidin
asal Inggris mengatakan,”Pasukan Tentara Suriah ditarik kembali dari
semua pos pemeriksaan mereka di sekitar Maarat al-Numan, kecuali satu di
pintu masuk kota. Ini adalah lokasi yang strategis dari Damaskus ke
Aleppo. Semua bala bantuan rezim menuju Aleppo harus melewati Maarat
al-Numan terlebih dahulu.”
Beberapa Mujahidin mengatakan bahwa
mereka menahan semua pos kecuali tiga pos pemeriksaan dan Koordinasi
Lokal Komite para tentara Rezim. Sudah dipastikan bahwa Mujahidin
menguasai kota. Maarat al-Numan awalnya jatuh di bawah kendali Mujahidin
pada 10 Juni lalu, tapi direbut kembali oleh tentara kafir Bashar Assad pada bulan Agustus lalu.
Joshua Landis, direktur Pusat Studi
Timur Tengah di Universitas Oklahoma, mengatakan bahwa menguasai kota
Maarat Al-Numan adalah langkah strategis dalam menumbangkan Rezim Bshar
Assad.
Jatuhnya kota tersebut setelah terjadi
48 jam pertempuran sengit dan pemboman militer, ditambah pesawat tempur
tentara kafir Suriah membom Maarat al-Numan sehingga hancur seperti kota
Aleppo. walaupun demikian Mujahidin dapat menguasai kota tersebut.
Di tempat lain, yaitu
di kota Homs, tentara kafir mencoba memasuki dan merebut kembali kota
tersebut namun hal itu dihadang dengan Mujahidin yang melakukan
istisyadiyah di sebuah kompleks Angkatan Udara dan Intelijen Bashar
Assad di Damaskus, tempat ini juga digunakan sebagai pusat interogasi
para tawanan yang tertangkap. Sehingga kekuatan tentara dapat dipecah
dibeberapa titik. (al-mustaqbal.net/blog.resistnews.web.id)

