![]() |
| Ketua negosiator Iran Saeed Jalili |
"Iran tidak akan mengizinkan poros perlawanan itu, yang menganggap Suriah sebagai bagian penting pecah," kata televisi pemerintah Suriah, Selasa, yang mengutip pernyataan Saeed Jalili, ketua Dewan Keamanan Agung Iran kepada Bashar, lapor Reuters.
Pertemuan Jalili dengan Bashar, yang ditayangkan stasiun televisi pemerintah Suriah, adalah gambar pertama presiden itu yang ditayangkan dalam dua pekan. Bashar terlihat di televisi itu hanya dua kali sejak serangan bom 18 Juli yang mnewaskan empat anggota pemerintahnya, ledakan bom tunggal terbesar dalam satu pemberontakan bersenjata itu.
Jalili mengatakan pemberontakan 17 bulan itu bukan masalah domestik bagi Suriah tetapi satu "konflik antara poros perlawanan dan musuh-musuhnya di kawasan itu dan dunia".
"Poros perlawanan" mengacu pada aliansi Iran dengan Suriah dan kelompok Syiah Lebanon Hizbullah, yang bertempur melawan Israel selama sebulan tahun 2006, dengan dukungan Iran dan Suriah. Pertempuran itu juga didukung sejumlah kelompok gerilyawan Palestina.
Bashar mengulangi kembali tekadnya untuk mengalahkan pemberontak, menegaskan " tekad rakyat Suriah dan pemerintah untuk membersihkan negara itu dari teroris-teroris," kata laporan televisi itu.(antara/blog.resistnews.web.id)

