Dalam bukunya tersebut, Wilders mengatakan bahwa orang-orang Eropa telah berbuat kesalahan dengan membiarkan Islam berkembang di benua biru tersebut. Menurutnya, apa yang dilakukan selama ini adalah upaya untuk menyelamatkan Eropa dan budayanya.
"Saya bangga untuk mengatakan bahwa budaya kita - yang didasarkan pada Kristen, pada Yudaisme, pada humanisme - tidak hanya lebih baik, jauh lebih baik, dari apa yang saya lihat sebagai budaya Islam barbar, dan bahwa kita harus berjuang untuk melestarikannya untuk anak-anak kita," katanya kepada situs CBN network, sebuah jaringan pemberitaan gospel di Amerika dalam rangka promo bukunya tersebut, Rabu 9 Mei 2012.
"Saya percaya masalah terbesar yang di Eropa adalah budaya relativitas itu. Saya ingin melawan penyakit tersebut sepanjang hidup saya dengan meluruskannya secara politis, sebab baik politikus kiri dan kanan yang menciptakan komunitas multikultural, sepakat semua budaya itu sama," kata dia.
Untuk itu, kata Wilders, dirinya menghendaki imigran Muslim untuk segera meninggalkan Belanda atau berasimilasi dengan budaya Belanda atau Barat. "Saya sanksi mayoritas Muslim bukan teroris. Saya juga tidak percaya akan ada kalangan moderat Muslim," tuding dia.
[muslimdaily.net/rol-cbn]
