ResistNews - Pembatalan konser Lady
Gaga hendaknya menjadi pembelajaran semua pihak untuk menghargai antar
sesama dan bukan ajang mencari pihak menang dan kalah. Bahkan Ratna
Sarumpaet mengingatkan FPI untuk jangan gede rasa (besar kepala) dengan
tidak hadirnya penyanyi asal Amerika Serikat itu."Jangan kege-eran FPI. Di sini nggak kenal kalah atau menang. Saya juga nggak ada urusan dengan FPI, tapi yang saya tekankan bagaimana kita harus menghargai sesama," tegasnya, Minggu (27/5) malam.
Bahkan via sambungan telepon, dengan kejadian pembatalan tersebut mestinya dijadikan cermin guna berpatut diri, "Harusnya begitu. Jangan menghujat dan terus mengancam jika penyanyi itu jadi datang ke sini," kata Ratna lagi.
Diungkapkan Ratna, bahwa dengan ancaman yang diberitakan diduga menjadi sebab Lady Gaga tak datang ke Indonesia. "Bagaimana mau ke sini ? Karena mereka sudah anggap pemberitaan dari pihak yang tak ingin Lady Gaga ke sini sudah penghinaan," tandasnya.
