Laporan awal mengatakan bahwa Mujahid tersebut adalah dari jajaran Al-Qaeda di Semenanjung Arab (AQAP). Departemen Dalam Negeri Yaman mengumumkan identitas pelaku operasi itu, menyatakan bahwa ia adalah Amiruddin Ali Muhammad Al-Warifi. Namun Mujahidin Ansar Al-Shariah mengatakan bahwa ia adalah Haitham Hamid Hussein Mifrih dan ia termasuk tentara di jajaran tentara Yaman. Operasi tersebut awalnya direncanakan menargetkan Menteri Pertahanan dan para pemimpin perang yang melancarkan perang terhadap kaum Muslimin di Abyan.
Berikut adalah terjemahan pernyataan resmi Mujahidin AQAP terkait operasi syahid yang dilakukan di Sabi'in Square tersebut.
***
بسم الله الرحمن الرحيم
Al-Qaeda di Semenanjung Arab
Perihal: Pernyataan terkait
operasi syahid terhadap Menteri Pertahanan dan Para pemimpin perang di
Abyan di Sabi'in Square di Sana'a
Jumadil Akhir 1433
Pernyataan No. 51
Segala puji bagi Allah yang berfirman "Telah diizinkan
(berperang) bagi orang-orang yang diperangi, karena sesungguhnya mereka
telah dianiaya. Dan sesungguhnya Allah, benar-benar Maha Kuasa menolong
mereka itu, (yaitu) orang-orang yang telah diusir dari kampung halaman
mereka tanpa alasan yang benar." (QS al-Hajj :39-40).
Amma ba'du
Allah menganugerahkan
kesuksesan kepada salah satu Mujahidin yang melakukan operasi syahid
pada hari Senin 30 Jumadil Akhir 1433 H (21/5/2012) yang menargetkan
Menteri Pertahanan dan para pemimpin perang Amerika melawan orang-orang
kami di Abyan.
Dengan izin Allah, lebih dari seratus tentara Keamanan Pusat tewas dan ratusan lainnya luka-luka.
Kami memuji Allah karena
menganugerahkan keberhasilannya kepada kami untuk membalas dendam kepada
mereka yang membunuh para demonstran tak bersenjata dari anak-anak
Muslim dalam pemberontakan melawan ketidakadilan para penindas di
lapangan perubahan, dan menimpakan penderitaan terahadap para tahanan
Mujahidin dengan penyiksaan mengerikan di penjara-penjara Keamanan
Politik di Sana'a dalam insiden pada 6 Februari 2011.
Meskipun Menteri
Pertahanan dan para pengikutnya selamat dari operasi ini, kami
memberikan kabar gembira kepada mereka bahwa kami tidak akan lelah
ataupun berhenti hingga Allah menghakimi diantara kita, dan Dia adalah
Hakim yang Maha Adil. Sungguh, kami sedang dalam perang untuk
mempertahankan kehormatan kami dan darah-darah yang telah dilanggar
setiap hari di Abyan, dan perang melahirkan perang.
Kami mengingatkan kepada
para gerombolan pengkhianat yang disuap yang memimpin tentara dan
pasukan keamanan di Yaman ke dalam perang Amerika yang sedang
berlangsung di Abyan, dimana jet-jet tempur Amerika dan Saudi membunuhi
wanita dan anak-anak, tidak akan tetap berjalan sementara kalian
aman-aman saja di Sana'a. Kami akan membalasnya, insya Allah, api perang
akan menghampiri kalian dimanapun, dan apa yang telah terjadi itu
hanyalah awal dari proyek Jihad dan pertahanan serta kesucian.
Akhirnya, sebuah pesan kepada para pejabat dan tentara di jajarang militer Yaman
Kalian para tentara : Melalui tahun-tahun lalu yang sulit, rezim ini memanfaatkan kalian, dan masih memanfaatkan, untuk menindas rakyat, melanggar kesucian, menyerang rumah-rumah, membunuh dan menghancurkan.
Pada tahun lalu : Kepemimpinan kalian mengubah kalian menjadi para tentara bayaran untuk melaksanakan kampanye Amerika dan Inggris yang sedang berlangsung di Abyan.
Para pemimpin kalian menuai uang Haram dan sogokan dari para Dewan Amerika dan Saudi untuk kembali membunuh anak-anak kami, wanita-wanita kami, dan orang-orang tua. Tugas rasional dari para annggota tentara adalah (seharusnya -red ) untuk menolak perang tiran Amerika dan menghentikan Amerika dan Saudi melakukan pelanggaran terhadap tanah ini, kesucian dan kehormatannya.
Tugas kalian adalah untuk membela tanah air bukannya membawa senjata untuk menjalankan kampanye (misi) Amerika di Yaman. Kami telah menyatakan kepada kalian, beberapa kali, bahwa PERANG KAMI, PADA DASARANYA MELAWAN AMERIKA, jadi jangan menjadi penghalang di jalan kami, apalagi menjadi alat dan tentara yang dipesan oleh John Brennan, duta besar Amerika di Sana'a.
Dan Allah memiliki Kekuatan Penuh dan Maha Kuasa atas segala urusanNya, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui
Kalian para tentara : Melalui tahun-tahun lalu yang sulit, rezim ini memanfaatkan kalian, dan masih memanfaatkan, untuk menindas rakyat, melanggar kesucian, menyerang rumah-rumah, membunuh dan menghancurkan.
Pada tahun lalu : Kepemimpinan kalian mengubah kalian menjadi para tentara bayaran untuk melaksanakan kampanye Amerika dan Inggris yang sedang berlangsung di Abyan.
Para pemimpin kalian menuai uang Haram dan sogokan dari para Dewan Amerika dan Saudi untuk kembali membunuh anak-anak kami, wanita-wanita kami, dan orang-orang tua. Tugas rasional dari para annggota tentara adalah (seharusnya -red ) untuk menolak perang tiran Amerika dan menghentikan Amerika dan Saudi melakukan pelanggaran terhadap tanah ini, kesucian dan kehormatannya.
Tugas kalian adalah untuk membela tanah air bukannya membawa senjata untuk menjalankan kampanye (misi) Amerika di Yaman. Kami telah menyatakan kepada kalian, beberapa kali, bahwa PERANG KAMI, PADA DASARANYA MELAWAN AMERIKA, jadi jangan menjadi penghalang di jalan kami, apalagi menjadi alat dan tentara yang dipesan oleh John Brennan, duta besar Amerika di Sana'a.
Dan Allah memiliki Kekuatan Penuh dan Maha Kuasa atas segala urusanNya, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui
Al-Qaeda di Semenanjung Arab
Al-Fajr Media
***
(siraaj/arrahmah.com)
