وعد الله الذين ءامنوا منكم و عملوا
الصالحات ليستخلفنهم في الأرض كما استخلف الذين من قبلهم و لسمكّننَّ لهم
دينهم الذي ارتضى لهم و ليبدّلنَّهم من بعد خوفهم أمنا ۚ يعبدونني لا
يشركون بي شيئا ۚ و من كفر بعد ذلك فأولئك هم الفاسقون
“Allah menajanjikan orang-orang
beriman dan yang beramal Shalih dari kalian akan Ia jadikan khalifah
dimuka bumi sebagaimana Ia menjadikan orang-orang sebelum mereka sebagai
khalifah. Dan Ia akan mengokohkan Din mereka yang Ia ridhai. Dan Ia
akan menggantikan . mereka menyembah-Ku dan tidak menyekutukan-Ku dengan
sesuatu pun. Dan barangsiapa kafir setelah itu maka mereka itu adalah
orang-orang Fasik”(Q.A Al-Nur:55)
Oleh Al-Faqir Abu Asybal Usamah
بسم الله الرحمن الرحيم
Segala puji bagi Allah, Rabb semesta
alam, Yang mengatur siang dan malam, Membagi rezki diantara makhluk-Nya,
Yang Maha Adil lagi Maha bijaksana. Aku bersaksi tiada Ilah melainkan
Allah, tiada sekutu bagi-Nya, dan Muhammad adalah hamba dan Utusan-Nya
yang telah menunaikan amanah, menyampaikan risalah, menasehati ummat dan
berjihad di jalan Rabb-Nya dengan sebenar-benarnya jihad serta
meninggalkan ummatnya diatas manhaj yang terangbenderang, tidak ada
seorangpun yang menyimpang darinya kecuali akan binasa.
Salawat dan salam senantiasa teruvahkan keharibaan baginda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, keluarga, sahabat dan orang-orang yang masih istiqomah di atas manhaj beliau.
Selama beberapa minggu bulan April
hingga kini berita lokal Yaman dan semenanjung Arab tidak henti-hentinya
memberitakan kondisi di Lowder. Apa yang terjadi disana? Ya perang yang
berkecamuk yang setiap harinya diberitakan ada korban yang jatuh.
Bukankah di Yaman memang terjadi perang
dan kontak senjata serta peledakan zona militer dan titik-titik yang ada
militer disitu? Apa yang menarik? Kali ini yang berbeda adalah ada
sekelompok yang mengaku dari pemuda daerah yang berkumpul untuk
membangun Yaman melenyapkan kelompok bersenjata yang selama ini
menggoncang keamanan nasional Yaman. Siapakah mereka?
Lowder Kemunculan Komite Rakyat
Lowder adalah salah satu kabupaten di
propinsi Abyen Yaman yang memiliki penduduk 88155 jiwa. Luas kabupaten
itu 2.166 Km2. Tiba-tiba kota Lowder menjadi sorotan media dalam
beberapa minggu.
Senin, 18 Jumadal Ula atau 9 April 2012,
pagi hari agen-agen berita menghujani dunia maya dengan berita terbaru
yang memngabarkan bahwa kelompok bersenjata dari beberapa arah datang
menyerang Lowder untuk menguasai kota tersebut sebagaimana mereka
menguasai ibukota Zanjibar.
Dunia maya kembali ramai dengan berita
Lowder karena tewasnya 44 orang 15 diantaranya dari militer Yaman. Saat
itu juga perwira dan tentaranya meninggalkan medan, menarik diri dan
memberikan medan peperangan Lowder untuk sekelompok yang mengaku komite
Rakyat atas nama pemuda daerah untuk menghadapi Al-Qaidah.
Dalam beberapa hari kemudia nama komite
ini melambung ditengah-tengah media lokal Yaman dan juga media Negara
Arab. Tak ketinggalan, BBC pun juga mewarnai halaman websitenya dengan
berita Lowder.
Siapakah sebenanya komite rakyat tersebut?
Komite Rakyat Lowder…… Kalian Serigala Berbulu Domba
Komite rakyat Lowder dibentuk pada
tanggal 9 April tahun lalu untuk melidungi Lowder dari serangan Anshar
Al-Syari’ah. Taufiq Ali Al-Junaidi adalah pendiri komite yang merupakan
kumpulan pemuda-pemuda Lowder.
Nama komite rakyat ini terdengar kembali saat Anshar Al-Syari’ah melakukan penaklukan Lowder pada awal bulan April.
Sebagaimana yang diketahui para analisis
yang yang benar-benar mengikuti perkembangan Anhar Al-Syari’ah bahwa
mujahidin menargetkan AS yang selama ini menjajah tanah kaum muslimin
dan mencoba menguasai negrinya dengan mengendalikan pemerintahan dengan
perangkatnya dan juga sekutunya.
Oleh karena itu, penduduk selatan Yaman
sangat percaya dengan Anshar Al-Syari’ah dan mereka mendapatkan posisi
istimewa di hati rakyat.
Berbeda dengan tentara pemerintah
Sana’a, masyarakat sudah tahu kebobrokan pemerintahan ini dan kebiadaban
tentaranya yang bersekutu dengan tentara AS dalam peperangan yang
mereka sebut dengan melawan “terrorisme” dan yang menjadi korban adalah
penduduk Shabwah, Ma’rib, JAuf dan berbagai wilayah selatan.
Maka dari itu, dengan adanya formula
baru ini, yaitu komite rakyat, pemerintah merasa terbantu. Bahkan mulai
ada perkembangan dalam perancangan komite ini. Jum’at 20 April 2012,
beberapa tokoh sosial dan politik mengadakan musyawarah di beberapa kota
selatan Yaman di propinsi Abyen, Syabwah dan Lahij untuk membentuk
pergerakan perlawanan seperti komite rakyat (Al-Lijan Al-Sya’biyyah) untuk mengembalikan kepemimpinan Yaman dan menghadapi Al-Qaidah.
Kalau kita melihat secara seksama, maka
kita tahu tentang hakekat pembentukan dari komite rakyat Lowder ini.
Seorang komandan Brigade 111, Brigjen Jendral Abdul Qowi Al-Musammari
mengatakan bahwa militer Yaman sangat terbantu dengan adanya komite
rakyat yang memerangi Al-Qaidah. Dengan dramitis, dia mengomentari bahwa
mereka yang berada di komite rakyat adalah orang-orang yang ikhlas
untuk berkontribusi kepada negrinya.
Sebuah tulisan senderhana disitus milik
pergerakan selatan, disitu sedikit membuka tentang komite Lowder. Ketika
ada operasi martyr dari Anshar Al-Syari’ah yang menargetkan komite
rakyat di Zanjibar, maka kelihatan bahwa pemimpin dari komite ini adalah
orang-orang dari perangkat kemanan nasional yang melayani kepentingan
Amerika dalam program “pemberantasan terorisme”.
Sedangkan terakhir pernyataan dari
pemimpin komite rakyat, Muhammad Al-Junaidy, yang menegaskan bahwa
komite rakyat dan tentara Sana'a dalam satu barisan memerangi Al-Qaidah.
Pasukan pemerintah Sana’a, khususnya
brigade 111, sudah kehilangan kepercayaan masyarakat Yaman Selatan.
Terutama dengan proyek pemberantasan terrorisme. Dari dukungan moril,
mereka tidak mendapatkan dari rakyat.
Hal ini membuat langkah mereka semakin
susah untuk melumpuhkan Anshar Al-Syari’ah atau Al-Qaidah. Maka, dalam
sebuah langkah baru mereka memunculkan gerakan baru yang tidaka
tersentuh oleh persepsi apapun yang bisa menjadikan rakyat Yaman selatan
merasa “MEMILIKI” gerakan tersebut. Dan sudah pasti tujunnya satu,
yaitu melenyapkan Al-Qaidah.
Meskipun orang-orang yang "polos" ikut
bergabung di barisan komite rakyat, namun tidak merubah hakekat komite
akyat sebagai jembatan bagi pemerintah Yaman, khusunya Amerika Serikat
dalam proyek "perang melawan terorisme" di Jazirah Arab.
Wallahu Ghalibun 'ala amrihi walakinna aktsarannasi la ya'lamun. (Bersambung)
