-->

Komite Rakyat Lowder:Cara Baru Pemerintah Yaman Hadapi Al-Qaidah (1)

وعد الله الذين ءامنوا منكم و عملوا الصالحات ليستخلفنهم في الأرض كما استخلف الذين من قبلهم و لسمكّننَّ لهم دينهم الذي ارتضى لهم و ليبدّلنَّهم من بعد خوفهم أمنا ۚ يعبدونني لا يشركون بي شيئا ۚ  و من كفر بعد ذلك فأولئك هم الفاسقون
“Allah menajanjikan orang-orang beriman dan yang beramal Shalih dari kalian akan Ia jadikan khalifah dimuka bumi sebagaimana Ia menjadikan orang-orang sebelum mereka sebagai khalifah. Dan Ia akan mengokohkan Din mereka yang Ia ridhai. Dan Ia akan menggantikan . mereka menyembah-Ku dan tidak menyekutukan-Ku dengan sesuatu pun. Dan barangsiapa kafir setelah itu maka mereka itu adalah orang-orang Fasik”(Q.A Al-Nur:55)
Oleh Al-Faqir Abu Asybal Usamah
بسم الله الرحمن الرحيم
Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam, Yang mengatur siang dan malam, Membagi rezki diantara makhluk-Nya, Yang Maha Adil lagi Maha bijaksana. Aku bersaksi tiada Ilah melainkan Allah, tiada sekutu bagi-Nya, dan Muhammad adalah hamba dan Utusan-Nya yang telah menunaikan amanah, menyampaikan risalah, menasehati ummat dan berjihad di jalan Rabb-Nya dengan sebenar-benarnya jihad serta meninggalkan ummatnya diatas manhaj yang terangbenderang, tidak ada seorangpun yang menyimpang darinya kecuali akan binasa.
Salawat dan salam senantiasa teruvahkan keharibaan baginda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, keluarga, sahabat dan orang-orang yang masih istiqomah di atas manhaj beliau.
Selama beberapa minggu bulan April hingga kini berita lokal Yaman dan semenanjung Arab tidak henti-hentinya memberitakan kondisi di Lowder. Apa yang terjadi disana? Ya perang yang berkecamuk yang setiap harinya diberitakan ada korban yang jatuh.
Bukankah di Yaman memang terjadi perang dan kontak senjata serta peledakan zona militer dan titik-titik yang ada militer disitu? Apa yang menarik? Kali ini yang berbeda adalah ada sekelompok yang mengaku dari pemuda daerah yang berkumpul untuk membangun Yaman melenyapkan kelompok bersenjata yang selama ini menggoncang keamanan nasional Yaman. Siapakah mereka?
Lowder Kemunculan Komite Rakyat
Lowder adalah salah satu kabupaten di propinsi Abyen Yaman yang memiliki penduduk 88155 jiwa. Luas kabupaten itu 2.166 Km2.  Tiba-tiba kota Lowder menjadi sorotan media dalam beberapa minggu.
Senin, 18 Jumadal Ula atau 9 April 2012, pagi hari agen-agen berita menghujani dunia maya dengan berita terbaru yang memngabarkan bahwa kelompok bersenjata dari beberapa arah datang menyerang Lowder untuk menguasai kota tersebut sebagaimana mereka menguasai ibukota Zanjibar.
Dunia maya kembali ramai dengan berita Lowder karena tewasnya 44 orang 15 diantaranya dari militer Yaman. Saat itu juga perwira dan tentaranya meninggalkan medan, menarik diri dan memberikan medan peperangan Lowder untuk sekelompok yang mengaku komite Rakyat atas nama pemuda daerah untuk menghadapi Al-Qaidah.
Dalam beberapa hari kemudia nama komite ini melambung ditengah-tengah media lokal Yaman dan juga media Negara Arab. Tak ketinggalan, BBC pun juga mewarnai halaman websitenya dengan berita Lowder.
Siapakah sebenanya komite rakyat tersebut?
Komite Rakyat Lowder…… Kalian Serigala Berbulu Domba
Komite rakyat Lowder dibentuk pada tanggal 9 April tahun lalu untuk melidungi Lowder dari serangan Anshar Al-Syari’ah. Taufiq Ali Al-Junaidi adalah pendiri komite yang merupakan kumpulan pemuda-pemuda Lowder.
Nama komite rakyat ini terdengar kembali saat Anshar Al-Syari’ah melakukan penaklukan Lowder pada awal bulan April.
Sebagaimana yang diketahui para analisis yang yang benar-benar mengikuti perkembangan Anhar Al-Syari’ah bahwa mujahidin menargetkan AS yang selama ini menjajah tanah kaum muslimin dan mencoba menguasai negrinya dengan mengendalikan pemerintahan dengan perangkatnya dan juga sekutunya.
Oleh karena itu, penduduk selatan Yaman sangat percaya dengan Anshar Al-Syari’ah dan mereka mendapatkan posisi istimewa di hati rakyat.
Berbeda dengan tentara pemerintah Sana’a, masyarakat sudah tahu kebobrokan pemerintahan ini dan kebiadaban tentaranya yang bersekutu dengan tentara AS dalam peperangan yang mereka sebut dengan melawan “terrorisme” dan yang menjadi korban adalah penduduk Shabwah, Ma’rib, JAuf dan berbagai wilayah selatan.
Maka dari itu, dengan adanya formula baru ini, yaitu komite rakyat, pemerintah merasa terbantu. Bahkan mulai ada perkembangan dalam perancangan komite ini. Jum’at 20 April 2012, beberapa tokoh sosial dan politik mengadakan musyawarah di beberapa kota selatan Yaman di propinsi Abyen, Syabwah dan Lahij untuk membentuk pergerakan perlawanan seperti komite rakyat (Al-Lijan Al-Sya’biyyah) untuk mengembalikan kepemimpinan Yaman dan menghadapi Al-Qaidah.
Kalau kita melihat secara seksama, maka kita tahu tentang hakekat pembentukan dari komite rakyat Lowder ini. Seorang komandan Brigade 111, Brigjen Jendral Abdul Qowi Al-Musammari mengatakan bahwa militer Yaman sangat terbantu dengan adanya komite rakyat yang memerangi Al-Qaidah. Dengan dramitis, dia mengomentari bahwa mereka yang berada di komite rakyat adalah orang-orang yang ikhlas untuk berkontribusi kepada negrinya.
Sebuah tulisan senderhana disitus milik pergerakan selatan, disitu sedikit membuka tentang komite Lowder. Ketika ada operasi martyr dari Anshar Al-Syari’ah yang menargetkan komite rakyat di Zanjibar, maka kelihatan bahwa pemimpin dari komite ini adalah orang-orang dari perangkat kemanan nasional yang melayani kepentingan Amerika dalam program “pemberantasan terorisme”.
Lagi, ketika sanggota Anshar Al-Syari’ah ditangkap oleh komite rakyat ini, maka mereka menyerahkan mujahidin kepada tentara Affasy. Pada tanggal 11 April, Anshar Al-Syari’ah melakukan penyerangan dengan mortar ke barisan tentara pemerintah Sana’a yang mengakibatkan salah satu petinggi komite rakyat, Muhammad Ja’bal. dia adalah seorang anggota di partai Muktamar. Dan lagi, tentara Affasy memberikan kalimat takziyah kepada Ja’bal.
Sedangkan terakhir pernyataan dari pemimpin komite rakyat, Muhammad Al-Junaidy, yang menegaskan bahwa komite rakyat dan tentara Sana'a dalam satu barisan memerangi Al-Qaidah.
Pasukan pemerintah Sana’a, khususnya brigade 111, sudah kehilangan kepercayaan masyarakat Yaman Selatan. Terutama dengan proyek pemberantasan terrorisme.  Dari dukungan moril, mereka tidak mendapatkan dari rakyat.
Hal ini membuat langkah mereka semakin susah untuk melumpuhkan Anshar Al-Syari’ah atau Al-Qaidah. Maka, dalam sebuah langkah baru mereka memunculkan gerakan baru yang tidaka tersentuh oleh persepsi apapun yang bisa menjadikan rakyat Yaman selatan merasa “MEMILIKI” gerakan tersebut. Dan sudah pasti tujunnya satu, yaitu melenyapkan Al-Qaidah.
Meskipun orang-orang yang "polos" ikut bergabung di barisan komite rakyat, namun tidak merubah hakekat komite akyat sebagai jembatan bagi pemerintah Yaman, khusunya Amerika Serikat dalam proyek "perang melawan terorisme" di Jazirah Arab.
Wallahu Ghalibun 'ala amrihi walakinna aktsarannasi la ya'lamun. (Bersambung)