ResistNews - Ideologi pasar bebas sudah tak lagi dipercaya para pemimpin dunia. Beberapa hari lalu (Minggu, 12/3) di Paris, Prancis, Presiden Nicolas Sakrozy mengungkapkan ingin melindungi warganya dari serangan "pendatang gelap".
Sarkozy menyatakan, seharusnya Eropa melindungi warganya. Dia tidak lagi mengingini persaingan yang kejam. Dia juga menginginkan Uni Eripa memberlakukan kebijakan Buy European Act (beli produk Eropa). Sarkozy juga berjanji akan memberlakukan Buy Frenche (beli barang buatan Perancis).
"Bagaimana dengan rezim SBY? Justru terbalik. Sebagai komitmen pada liberalisasi perdagangan, rezim ini tega-teganya menaikkan harga BBM di tengah kondisi kemiskinan rakyat," ujar peneliti Institute for Global Justice (IGJ), Salamuddin Daeng.
Sebelumnya, Presiden Obama mengeluarkan peraturan Buy American Product, yang mewajibkan negaranya menggunakan produk dalam negeri terkait pengeluaran APBN-nya. Salamuddin Daeng heran, rezim SBY bahkan mempersilakan APBN digunakan untuk membeli produk impor.
"Bahkan modal asing memiliki hak yang sama dengan pribumi dalam menggunakan APBN," jelasnya.[ald/rmol]
Sarkozy menyatakan, seharusnya Eropa melindungi warganya. Dia tidak lagi mengingini persaingan yang kejam. Dia juga menginginkan Uni Eripa memberlakukan kebijakan Buy European Act (beli produk Eropa). Sarkozy juga berjanji akan memberlakukan Buy Frenche (beli barang buatan Perancis).
"Bagaimana dengan rezim SBY? Justru terbalik. Sebagai komitmen pada liberalisasi perdagangan, rezim ini tega-teganya menaikkan harga BBM di tengah kondisi kemiskinan rakyat," ujar peneliti Institute for Global Justice (IGJ), Salamuddin Daeng.
Sebelumnya, Presiden Obama mengeluarkan peraturan Buy American Product, yang mewajibkan negaranya menggunakan produk dalam negeri terkait pengeluaran APBN-nya. Salamuddin Daeng heran, rezim SBY bahkan mempersilakan APBN digunakan untuk membeli produk impor.
"Bahkan modal asing memiliki hak yang sama dengan pribumi dalam menggunakan APBN," jelasnya.[ald/rmol]

