-->

Perang Saudara Sudan-Sudan Selatan Kian Sengit

ResistNews.Pertempuran lanjutan di area perbatasan antara Sudan dan Sudan Selatan kian sengit menjelang pertemuan puncak presiden kedua negara itu. Menurut pemerintah Sudan Selatan, Rabu (28/3), pasukan militer Sudan mengebom kota-kota dan daerah dekat ladang minyaknya di sepanjang perbatasan selama dua hari terakhir.

Laman NHK mewartakan, pasukan militer Sudan Selatan juga sudah membalas serangan dari Sudan yang membuat pertempuran kian panas. Pemerintah Sudan Selatan mengatakan, ladang minyak mereka juga menjadi sasaran dalam serangan. Namun, pemerintah Sudan mengklaim bahwa Sudan Selatan yang pertama kali memulai pertempuran.

Pertemuan puncak antara pemimpin dari kedua negara yang direncanakan selama sepekan mulai Selasa depan juga sudah ditunda. Sudan Selatan merdeka pada Juli tahun lalu setelah 20 tahun perang saudara. Namun, pihaknya terus melawan dengan tetangga utaranya soal perebutan pendapatan minyak. Pasukan perdamaian Jepang juga sudah dikerahkan di ibu kota Sudan Selatan, Juba, sejak Januari lalu.