
+ResistNews Blog - Pasukan Daulah Islam Iraq dan Syam meraih sederet kemajuan signifikan dalam operasi militer sandi “Ayn al Islam” menaklukkan dan membebaskan kota Ayn al Arab (Kobane), basis terbesar dan kota penting Milisi Komunis PKK di Provinsi Halab (Aleppo).
Sebanyak dua buah desa di pinggiran Kobane dilaporkan telah berhasil diambil alih oleh Mujahidin, diantaranya desa Atu al Akrad dan al Jadida, seperti yang dinyatakan oleh Observatorim Suriah untuk Hak Asasi Manusia.
Sejak Kamis malam (27/3/2014), baku tembak sengit terjadi di desa Yarqo, pinggiran timur kota Kobane, dan desa Zur Maghar.
Pekan kemarin, Komandan Sektor Utara Daulah Islam Iraq dan Syam, Umar al Shishani telah mengumumkan akan menggelar operasi sandi Ayn al Islam, untuk membersihkan sisa-sisa komunis PKK di wilayah Aleppo.
Dipersiapkan 20 orang Mujahid Pemburu Syahid dan lebih dari 200 infantri Daulah Islam yang diangkut oleh 50 buah kendaraan.
Hingga berita ini diturunkan, sumber-sumber media pro Komunis PKK mengatakan, bahwa Daulah Isla telah mengirimkan pasukan tambahan sebanyak 20 kendaraan dari kota Raqqa menuju Kobane.
Penyerangan besar-besaran ini menanamkan rasa takut yang luar biasa pada Milisi PKK, hingga mereka menyerukan agar simpatisan-simpatisannya di berbagai negara menggelar aksi dukungan. [shoutussalam.com/ +ResistNews Blog ]