
Striker West Bromwich Albion ini pada hari Kamis menerima skors dari FA karena dianggap melakukan rasisme dengan melakukan gerakan yang dikenal di Prancis sebagai “Quelle,” atau “Salut untuk Nazi.”
Meskipun gerakan itu bukan bertujuan rasis, komisi independen FA tetap mendesak Anelka sengaja melakukan gerakan anti-Semit.
“Kami tidak punya alasan tertulis lagi, dan kami akan memanggil para saksi pada hari Senin (3/3/2014). Saat itu, kami terbuka bagi Anelka untuk memberikan keterangan,” kata Sekretaris Jenderal FA, Alex Horne setelah menghadiri pertemuan di FIFA kantor pusat di Zurich.
FA menjatuhkan hukuman yang meliputi denda sebesar 133 ribu dolar kepada Anelka. Keputusan ini juga tidak berpengaruh sampai proses banding berakhir.
Anelka sendiri membantah bahwa dirinya melakukan aksi rasial. Perayaan gol tersebut ia lakukan secara spontan dan tidak bermaksud untuk meniru Nazi. [islampos/ynet/ +ResistNews Blog ]