-->

Bank Dunia: Pertumbuhan Ekonomi Global Melemah

ResistNews - Ekonomi global pada tahun 2012 ini diprediksi mengalami pertumbuhan yang lemah. Kondisi ini terjadi karena di bawah tekanan dari krisis utang Eropa dan ketidakpastian lainnya.


Bank Dunia dalam proyeksi tengah tahunannya, Selasa (12/06), menyebutkan, ekonomi global akan berkembang pada tingkat 2,5%. Sdangkan pertumbuhan di negara berkembang -- mesin planet Bumi ini,-- akan melambat menjadi 5,4%.

Menurut Bank Dunia, tingkat pertumbuhan global 2012 akan menjadi 2% poin lebih rendah daripada pada 2010. Hal ini berarti merupakan  laju paling lambat dalam 10 tahun terakhir, tidak termasuk resesi 2009. Adapun pada tahun 2011 lalu pertumbuhan ekonomi tercatat 2,7%.

Ekonom bank itu menulis dalam laporan Prospek Ekonomi Globalnya bahwa pengaruh pasca krisis 2008-2009 belum keluar sepenuhnya. Sehingga mengakibatkan pertumbuhan yang lemah pada tahun 2012, akselerasi yang moderat pada tahun 2013 dan 2014.

Bank Dunia menyatakan Eropa tetap menjadi pusat perhatian saat ini. Dalam jangka menengah, ketegangan yang berasal dari kawasan euro adalah yang hal paling serius. Kondisi ini berpotensi risiko bagi negara-negara berkembang.

"Jika kondisi di negara berpenghasilan tinggi Eropa memburuk tajam sehingga satu atau lebih banyak negara menemukan diri mereka terdepak dari pasar keuangan, maka konsekuensi ekonomi globalnya akan sangat parah," tukas ekonom Bank Dunia.

Karena itu, Bank Dunia merekomendasikan bahwa negara-negara berkembang harus mengurangi utang dan defisit sebisa mungkin. Langkah kembali ke kebijakan makro ekonomi yang lebih netral akan membantu mengembangkan negara mengurangi kerentanan mereka terhadap goncangan eksternal.

“Yakni dengan membangun kembali ruang fiskal, mengurangi eksposur utang jangka pendek dan menciptakan jenis buffer yang memungkinkan mereka untuk bereaksi sehingga tahan terhadap krisis 2008-2009,” kata Bank Dunia. (pol)